GAM Minta Presiden Dalami Kasus Meninggalnya Imam Masykur

oleh -527.759 views
GAM Minta Presiden RI Dalami Kasus Meninggalnya Imam Masykur
Foto pendukung terlampir : Puluhan aktivis mahasiswa dan masyarakat tergabung dalam GAM, berdemonstrasi di Gedung DPRK Aceh Barat (IndonesiaGlobal/Reza)

Aceh Barat | MEDIAREALITAS – Puluhan aktivis kalangan mahasiswa dan masyarakat tergabung dalam Generasi Aceh Menggugat (GAM) melakukan demonstrasi terkait kasus meninggalnya Imam Masykur warga Bireuen.

Para aktivis tersebut terlebih dahulu berkumpul di Tugu Prasamya Batu Putih pada Pukul 08.00 WIB, Kamis (31/8/2023), hingga kemudian menuju ke simpang pelor tepatnya di gedung DPRK Aceh Barat, guna menyuarakan aspirasi rakyat.

Koordinator Lapangan, Jhony Howord mengatakan, GAM melakukan demonstrasi dengan tujuan utama menyuarakan, mengawal kasus penculikan, penyiksaan, pemerasan dan pembunuhan dilakukan tiga oknum TNI, satu di antaranya oknum Pasukan pengamanan presiden, terhadap Imam Maskur.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

“Kita perjuangkan kasus ini sampai tuntas dan mengawasi penegakan hukum berjalan sesuai undang berlaku sebagaimana dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, bahwa pelaku akan dihukum mati dan minimalnya penjara seumur hidup, kita menagih janji itu,” katanya.

Dia menjelaskan, tempo hari, negeri diguncang informasi melalui media sosial dan pemberitaan tentang pembunuhan terhadap perantau asal Aceh di Jakarta yakni Imam Masykur.

Tentunya, peristiwa pembunuhan menimpa pemuda Aceh ini bukanlah fenomena tergolong ke dalam rahasia khusus, namun bisa saja menjadi indikasi rahasia umum di wilayah tertentu.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

“Mungkin ada satu komplotan atau satu kelompok yang paham terhadap kasus ini mencoba menggiring opini, maka sepatutnya kita mengawasi sampai tuntas,” jelasnya.

GAM meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, mengerahkan tim khusus guna mendalami kasus ini sedalam-dalamnya dan terbuka ke publik.

“Cari semua dalangnya, cari semua pelakunya, karena bisa saja ada pelaku-pelaku lain belum tertangkap. Itu persoalan yang hari ini kami tuntut,” tutup dia. (IGN)