IKLAN YARA

YARA Langsa Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Proyek Siluman Dikerjakan Kanstin Jalur Dua Pemko Langsa

oleh -45.489 views
YARA Langsa Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Proyek Siluman Dikerjakan Kanstin Jalur Dua Pemko Langsa
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn, minta penegek hukum, baik jaksa maupun Polisi segera usut proyek pengerjaan pembangunan Kanstin beton jalan taman jalur dua depan Polres Langsa Pemko Langsa Provinsi Aceh.

Pengerjaan proyek pembangunan kanstin beton taman kota jalur dua tepat nya di jalan Ahmad Yani dikerjakan asal terkesan asal jadi dan diduga Proyek siluman karena tanpa menggunakan papan plang nama.

Proyek ini harus segera di usut, ujar H Thallib, kepada sejumlah Wartawan, Senin (22/11/2021) di Langsa.

BACA JUGA :   Karo Ops Polda Aceh Sampaikan Update Vaksinasi Hari Ini di Aceh

Kalau pekerjaan nya tidak sesuai atau tidak benar kita minta jaksa atau polisi usut sampai tuntas, ujar nya.

H Thallib, yang juga advokat lebih lanjut menyebutkan, siapapun pekerja proyek itu wajib usut karena dibangun proyek itu uang rakyat ujar nya.

BACA JUGA :   Dirut dan Dirkeu Jasa Raharja Raih Penghargaan TOP BUMN Awards 2021

Tidak ada alasan tidak di usut kalau pengerjaan nya tidak bagus, ujar Dosen Fakultas Hukum Unsam.

Berdasarkan pantauan, Wartawan, Senin (22/11/2021) di lokasi terlihat belum diketahui berapa meter kontruksi bangunan Kanstin taman tersebut.

Terlihat berkelok – kelok tidak lurus dan pada sambungan antara satu dengan yang lainnya, terdapat tidak menyambung dengan aduan semen pada saat di pelaster.

BACA JUGA :   Jadi Kurir Sabu, Remaja 16 Tahun di Langsa Diciduk Polisi

Pengerjaan proyek tersebut diduga pengerjaan nya tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Seperti adukan semen dengan material pasir bercampur tanah. Kemudian pondasi kanstin taman diduga tidak sesuai dengan standar teknis.

Media ini sampai Senin (22/11/2021) belum mendapatkan keterangan resmi tentang pembangunan proyek baik dari Kontraktor pekerja mau dari pihak pejabat terkait lainnya. (*)