Aceh Barat | Realitas – Menerima laporan masyarakat terkait sering terjadi penumpukan pasien di bangsal Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh dalam beberapa bulan terakhir, Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melakukan Inspeksi Mendadak ke Rumah sakit tersebut.
“Kita melakukan sidak terkait laporan penumpukan pasien diruang UGD rumah sakit dan sulitnya mendapatkan fasilitas kamar inap,”ujar Anggota tim pansus, Ramli SE.
Hal ini ia sampaikan selesai melakukan sidak di RSUD CND meulaboh kepada awak media, Kamis siang (17/11/2022) didamping oleh anggota tim pansus lain nya yakni Kamarudin dan Ahmad yani.
Ramli SE yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, mengatakan sebenarnya fasilitas kamar ada, tetapi pihak rumah sakit belum berani memakai kamar-kamar tersebut karena masih memiliki beberapa kendala.
Ia menjelaskan, kamar-kamar yang belum digunakan sama sekali tersebut banyak mengalami kebocoran, padahal bangunan gedung kamar rawat inap tersebut baru di bangun setahun yang lalu.
“Nanti dalam pembahasan Apbk 2023 kita akan minta pertanggungjawaban kepada dinas, karena ini Leading sektornya Dinas Kesehatan Aceh Barat,”tutur Ramli SE.
Ia menegaskan, akan melaporkan temuan-temuan tersebut kepada Pj Bupati Aceh Barat, dan pihaknya juga sudah mengusulkan kepada Pj bupati untuk melakukan Audit investigasi secara menyeluruh terhadap RSUD CND dan Dinkes Aceh Barat, baik dalam hal pengadaan obat-obatan maupun pengadaan gedung.
“Pj Bupati harus berani mengambil tindakan,”tegas Wakil ketua DPRK Aceh Barat tersebut.
Sementara itu, Direktur RSUD CND Meulaboh, dr Ilum Anam, menyampaikan bahwa masalah utama RSUD CND adalah tidak ada ruangan atau over kapasitas dan fasilitas kamar yang bocor tersebut adalah gedung rawat inap yang baru.
“Karena pasien yang penuh dan menumpuk selalu di UGD jadi untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat kami meminta kepada Dinas Kesehatan untuk mengunakan gedung tersebut dengan status pinjam pakai,”kata ilum.
Ia berharap, pembangunan Rumah Sakit Regional yang ada di Aceh Barat segera selesai jadi dapat menyelesaikan masalah Over Kapasitas yang ada di RSUD CND, karena walau pun sudah mengunakan gedung baru tetap tidak ter-Cover juga tuntutan pasien di UGD. (Rico)









