Jajaran Lapas Baa Ikuti Perayaan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58

oleh -83.579 views
oleh
Jajaran Lapas Baa Ikuti Perayaan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58
Jajaran Lapas Baa Ikuti Perayaan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58

Rote Ndao | Realitas – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa mengikuti Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58 Tahun 2022 secara virtual, Rabu (27/04/22).

Mengambil tempat di Aula Lapas Kelas III Baa, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko, para pejabat struktural serta jajaran dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58 Tahun 2022 merupakan Puncak Rangkaian Kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 yang mengambil tema “Pemasyarakatan PASTI dan BerAKHLAK mewujudkan Indonesia Maju” yang diharapkan dapat meningkatkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mencapai tujuan pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan Pembacaan Sejarah Singkat Pemasyarakatan oleh Direktur Jendral Pemasyarakatan, Mengheningkan Cipta danĀ  Pembacaan Teks Pancasila oleh Menteri Hukum dan HAM yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Dalam Amanat Inspektur Upacara, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly mengatakan bahwa diusia 58 Tahun, pemasyarakatan harus cerdas membuat strategi, mengevaluasi setiap kondisi dan kejadian, rasional dalam mengambil kebijakan, malakukan mitigasi resiko, akuntabel dan berintegritas, transparan dan aspiratif untuk melayani.

“jadikan ini sebagai tantangan dan dengan komitmen yang kuat saya yakin kita mampu untuk melewati dan mengatasi setiap tantangan dan persoalan yang kita hadapi dan dapat melaluinya dengan baik sesuai harapan masyarakat dan negara.”ucap Yasonna H Laoly.

Seluruh jajaran Pemasyarakatan agar mempunyai komitmen yang kuat agar secara bersama-sama memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan bangsa melalui pembangunan di bidang Hukum dan HAM.

Pemasyarakatan sebagai bagian dari Agen Pembangunan harus mampu menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan nasional khususnya dibidang Hukum dan HAM.

Lebih lanjut, Menteri Hukum dan HAM mengatakan pemasyarakatan harus membina dan mendidik pelaku kejahatan menjadi tenaga yang lebih cekatan, terampil, mandiri dan profesional, bekerja sesuai keahliannya melalui kegiatan kemandirian.

Selain itu kegiatan kemandirian juga memberikan kontribusi positif terhadapat perubahan perilaku dari perilaku kriminal menjadi perilaku ekonomi produktif.

“Jajaran Pemasyarakatan harus melakukan kerjasama dengan pihak ketiga agar program-program kemandirian dapat berjalan dengan baik. Hasil produk narapidana dapat bersaing dengan produk yang ada diluar.”lanjut Yasonna H Laoly.

Mengakhiri arahan, Menteri Hukum dan HAM kembali mengapresiasi seluruh jajaran pemasyarakatan yang telah membangun sinergitas dan kolaborasi kinerja yang baik dengan Stakholder terkait dalam mewujudkan ketertiban, keamanan, dan menjaga stabilitas nasional serta mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

” Saya mengucapakan selamat menjalankan Ibadah Puasa serta kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang Perayaan Idul Fitri di satuan kerja masing-masing, Laksanakan arahan dan instruksi pimpinan dengan sebaik-baiknya.” Tutup Yasonna H Laoly. (*)