Langsa | Mediarealitas.com – Dinkes Kota Langsa melaporkan sebanyak 116.924 masyarakat Kota Langsa sudah di vaksin di berbagai tempat baik di tingkat gampong, pusat pelayanan kesehatan, poly kesehatan bahkan tempat yang dlakukan oleh berbagai pihak lainnya, Jumat (10/12/2021).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Langsa, dr Muhammad Akbar, menjelaskan bahwa hingga saat ini masyarakat sudah banyak yang menjalani vaksin baik secara kolektif maupun secara mandiri.
Menurut Akbar, adapun jumlah pemakaian pada dosis I mencapai 73.792 (51.58 %), lalu pada Dosis II ada 41.874 (30.65 %) dan pada dosis III mencapai 1.258 (86,27 %) dengan total digunakan 116.924
Laporan Vaksinasi Covid 19 sesuai data yang 09 Desember 2021.
Secara rinci untuk vaksin Sinovac dan Moderna pada kelompok Nakes telah vaksin Dosis I ada 1.857 (127.45 %), telah vaksin Dosis II sekitar 1.725 (118,39%) dan telah vaksi Dosis III mencapai 1.258 ( 86,27% ).
Kemudian, pada kelompok pelayan publik yang meliputi ASN, TNI dan Polri telah vaksin Dosis I, 13.343 ( 84.37 % ), lalu telah vaksin Dosis II, 7.373 ( 46,62 % ) dan Dosis III nihil.
Untuk kelompok Lansia, telah vaksin Dosis I, 10.158 ( 80,70 % ), vaksin Dosis II, 6.696 ( 53,19 % ) dan dosis III kosong.
Pada kelompok masyarakat umum telah vaksin Dosis I, 37.630 ( 39,05 % ), vaksin Dosis II, 19.229 ( 19.95 % ) dan Dosis III nihil. Untuk kelompok Remaja, vaksin Dosis I, 10.803 ( 54,94 % ), vaksin Dosis II, 6.851 ( 34,84 % ), dan Dosis III, nihil.
Ditambahkan, Akbar untuk sisa vaksin di Kota Langsa baik itu di Dinkes, RSUD dan Puskesmas masih tersedia dengan jumlah vaksin Sinovac, 20.155 dosis, jumlah vaksin Moderna ada 3.007 dosis dan untuk vaksin pfizehr 919 dosis.
“Kiranya stock ini akan terus kita distribusikan hingga habis dan kami minta kepada masyarakat yang belum vaksin untuk tahapan selanjutnya agar mendatangi gerai vaksin yang telah tersedia,” pinta Akbar.
Meskipun demikian, sejauh saat ini pihak Dinkes terus melakukan sosialisasi vaksin bagi warga dimana kegunaan vaksin itu sendiri meliputi dan terjaga kekebalan tubuh (herd immunuty).
“Jangan pernah takut atau enggan melakukan suntik vaksin, karena suntik vaksin itu adalah cara jitu memutus mata rantai Covid 19 dan juga menghempang varian baru Omicron,” tukas dr Akbar.
Editor : Yudi
Reporter : Rapian












