IKLAN YARA

Wow, Memalukan! Tiga Anggota DPR Aceh Adu Jotos di Rapat APBA 2020

oleh -154.489 views
Wow, Memalukan! Tiga Anggota DPR Aceh Adu Jotos di Rapat APBA 2020
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Tiga anggota DPRA terlibat adu jotos disela-sela rapat paripurna Raqan Pertanggungjawaban APBA 2020, Jumat (20/8/2021) malam.

Mereka adalah Safrizal Gam-gam (PNA), Zulfadli alias Abang (Partai Aceh), dengan Tantawi anggota DPRA dari Demokrat.

Dari hasil informasi yang dihimpun Wartawan di lapangan, kejadian itu terjadi diparkiran di belakang Gedung Utama DPRA atau depan mushala DPR Aceh.

Peristiwa tersebut saat sidang paripurna diskor sementara setelah semua fraksi menyampaikan pandangan akhir fraksi atas raqan pertanggungjawaban APBA 2020, ujar salah seorang sumber media ini.

Sejumlah sumber yang berhasil dihimpun media ini, peristiwa itu bermula Tantawi menyampaikan interupsi saat Fraksi PNA menyampaikan pandangan akhir fraksi yang dibacakan oleh Tgk Haidar M Amin.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap 15 Orang di Lamongan Dalam Kasus Narkoba, 2 Residivis

Interupsi itu bermaksud agar Tgk Haidar mempercepat penyampaian pandangan fraksi karena masih ada satu fraksi lagi yang belum mendapat giliran yaitu PKS.

Namun setelah semua fraksi menyampaikan pandangan akhir, sidang yang dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin di skor sementara.

Saat itulah terjadi perkelahian antara Safrizal Gam-gam dan Zulfadli dengan Tantawi.

Aksi itu kemudian diredakan oleh anggota DPRA lainnya. Kejadian itu sempat viral di media sosial.

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin membenarkan informasi kejadian itu.

Ia mengatakan para pihak yang bertikai sudah didamaikan tadi malam juga. “Sudah damai, katanya.

Usai video adu jotos viral, DPRA langsung mengadakan konferensi pers untuk memberikan penjelasan.

Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, mengatakan perseteruan antara ketiga anggota dewan itu sudah selesai dan berakhir damai.

BACA JUGA :   KPK Vonis Wawan 5 Tahun di Kasus Suap Mantan Kalapas Sukamiskin

Mereka sudah saling memaafkan dan berangkulan kembali.

“Semuanya sudah clear (selesai), sudah saling berangkulan dan meminta maaf,” kata Dahlan dalam konferensi pada awak media, Sabtu (21/8/2021) dini hari.

Dahlan menyebut, keributan itu terjadi karena ada kesalahpahaman yang terjadi antara ketiga anggota dewan.

Namun, Dahlan tidak menjelaskan penyebab kesalahpahaman yang dimaksud.
Sempat muncul dugaan adu jotos di picu peristiwa yang terjadi dalam sidang paripurna.

Saat itu, Tantawi menyampaikan interupsi ketika Fraksi PNA sedang menyampaikan pandangan akhir fraksi yang dibacakan oleh Tgk Haidar M Amin.

Saat ditanya wartawan apakah karena diduga aksi interupsi yang dilakukan oleh Tantawi itu adu jotos terjadi, Dahlan langsung menepis kabar tersebut.

BACA JUGA :   11 Pembunuh Lima Ekor Gajah di Aceh Jaya Berhasil Ditangkap Polisi

“Bukan karena itu, hanya ada kesalahpahaman aja sedikit dan sudah berangkulan,” kata dia.

Dia pun memastikan para anggota dewan tersebut sudah berbaikan.

“Hanya ada kesalahpahaman aja sedikit dan sudah berangkulan. Kami ingin memastikan sebagai pimpinan bahwa semuanya baik-baik saja, semuanya sudah saling memaafkan.

Tidak ada persoalan apa pun, tidak ada hubungannya dengan proses paripurna yang sedang berlangsung, ujarnya.

Kata Dahlan, meski ketiga sempat ribut hingga saling pukul tetapi itu tidak berlangsung lama. Usai peristiwa terjadi, mereka kemudian langsung didamaikan dan sudah saling memaafkan.

“Hanya sedikit salah paham, intinya sudah selesai, sudah sepakat dan saling memaafkan, tutup Dahlan. (*)