Langsa | MEDIAREALITAS – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn, memdesak Kepala Kejaksaan Negeri Langsa segera selidik Manajemen PDAM Tirta Keumueneng Langsa, diduga ada dugaan kurupsi.
Kata Muthallib, belum lama beredar Isu Direktur PDAM Langsa diperiksa Kejari Langsa atas dugaan kurupsi.
Kalau memang terbukti ada dugaan korupsi di PDAM Langsa kata dia, ” Kita minta kepada Kejaksaan segera menetapan tersangka,” ucap H A Muthallib.
Selain mendesak Kejari Langsa, Advokad itu juga meminta Pj Walikota Langsa Syaridin Spd,.M.Pd, agar segera copot Direktur PDAM Langsa, yang sudah menjabat selama 6 tahun lebih sebagai Dirut PDAM Langsa.
YARA juga meminta kepada Kejari segera menyampaikan kepada masyarakat jika hasil pemeriksaan Manajemen sudah dilakukan, karena ada dugaan buruknya sistim Perusahaan Air Minum Pemko Langsa dan bobroknya pelayanan, ungkap H A Muthallib kepada sejumlah Wartawan di Kantor YARA Langsa, Jalan Syiah Kuala, Sabtu (16/12/2023).
Lebih lanjut H Thallib yang juga Dosen FH Unsam menyebutkan, kita sudah mendapatkan sumber yang layak dipercara terkait Direktur PDAM Langsa sudah mulai dilakukan pemeriksaab di Kajari Langsa.
Kata dia, kita dapatkan informasi Direktur PDAM Langsa sedang diperiksa oleh pihak Kajari, menyangkut adanya dugaan korupsi dan berbagai kasus diantaranya, dugaan Pengadaan tawas dan mesin pompa air yang digunakan pada sejumlah titik untuk mengsuplai air bersih di PDAM Keumuning Langsa.
Selain itu, ada dugaan miring lain yang marak muncul kepublik, yakni terkait manajemen PDAM Langsa telah disusupi adanya pihak yang sengaja menghancurkan PDAM langsa, ujar H Thallib mantan Wakil Ketua PWI Aceh.
Ketua YARA Langsa juga mengungkapkan pihaknya telah lama mencium aroma tidak sedap di tubuh PDAM Langsa, ujarnya.
Hal ini terlihat dari lemahnya kinerja manajemen perusahaan itu hingga menyebabkan macetnya suplai air bersih kepada masyarakat, yang terjadi secara rutin dalam jangka waktu yang tergolong lama, ujar nya lagi.
Kita minta baik Kajari Langsa , juga Pj Walikota Langsa dan kalangan Dewan untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja manajemen PDAM Langsa, dan kita juga minta Kejari tetapkan tersangka siapa saja yang terlibat.
Apalagi keberadaan perusahaan ini menyangkut hajat hidup orang banyak, jadi jangan “main-main” terhadap proses konsumen, ucapnya.
YARA juga meminta tim dari Kejari Langsa, untuk segera melakukan penetapan tersangka, “Kalau ada bandit kecil di PDAM Langsa segera dimusnakan secepat nya,” sebut H Thallib.
Dugaan kita di dalam manajemen PDAM, harus secepatnya di berantas sebelum menjelma menjadi lain sebelum PDAM ini hancur, ujar nya lagi.
Kata dia, jika ditemukan ada penyimpangan keuangan maka harus segera dilanjutkan ke proses hukum, tujuannya biar Pemko Langsa atau PDAM dapat berjalan dengan baik, banyak bahan baku yang pengadaan dari pihak ke tiga terhadap PDAM Langsa, makanya sangat penting untuk diaudit dan diperiksa oleh penegak hukum.
Seperti pengadaan bahan baku pengolahan air, kaporit, tawas, juga kebutuhan jaringan distribusi air kepada pelanggan. Lebih lanjut H Thallib menyebutkan, jangan sampai rakyat menjerit.
Isu diperiksa Direktur DAM oleh Kejaksaan sudah diketahui oleh masyarakat Kota Langsa, sebut Haji Thallib.
Sementara, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Direktur PDAM Langsa, mau pun dari tim penyidik di Kajari Langsa.
Ketika disambangi ke Kantor PDAM Langsa Sabtu (16/12/2023), Direktur PDAM tidak ada dikantor, salah seorang pegawai yang ditemui media ini mengatakan “Direktur tidak ada di Kantor”, ujarnya singkat. (*)














