Ratusan Petani Milenial Dan Penyuluh Pertanian Langsa Ikuti Bimtek

oleh -102.759 views
Ratusan Petani Milenial Dan Penyuluh Pertanian Langsa Ikuti Bimtek
Kadis PUPR Kota Langsa, Muharram didampingi Ketua KNPI Kota Langsa, Rizki Maulana, berfoto bersama dengan para peserta Bimtek, di Aula Lantai III Hotel Harmoni Convention Langsa. (Foto Mediarealitas)

Langsa | MEDIAREALITAS – Ratusan petani milenial dan penyuluh pertanian ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digagas Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, kolaborasi bersama DPD II KNPI Kota Langsa.

Penyuluh Bimtek dengan mengusung tema ‘Penyuluh Pertanian dan Petani Mendukung Peningkatan Produksi Padi dan Jagung’ untuk Angkatan I Tahun 2023, digelar di Aula Lantai III Hotel Harmoni Convention Langsa, Sabtu 16 Desember 2023.

Pj Wali Kota Langsa, Syaridin diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, Muharram, saat membuka acara menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi bagian terpenting dalam perekonomian Indonesia. Kualitas hasil pertanian dari petani diharapkan dapat selalu meningkat dan dalam jumlah yang mencukupi.

Sedangkan untuk meningkatkan produksi pertanian ini banyak yang harus dibenahi dan salah satu hal pentingnya adalah kualitas sumber daya manusia, dimana kondisi yang ditemui di daerah masih kurangnya jumlah penyuluh dan terbatasnya kompetensi yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi oleh petani.

Sehingga keberadaan penyuluh sangat penting untuk mendukung pembangunan pertanian serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Begitu juga dengan sumber daya petani kita yang masih terbatas terlebih lagi dalam penggunaan teknologi pertanian.

Padahal diketahui bersama bahwa untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan menggunakan teknologi pertanian. “Peran penyuluh pertanian sebagai garda terdepan untuk meningkatkan kualitas petani saat ini,” kata Muharram.

Begitupun, penyuluh berperan sebagai perantara dan penghubung informasi untuk petani maupun dari petani. Penyuluh menyampaikan informasi dari balai pengkajian maupun peneliti ke petani dan menyampaikan aspirasi dari petani ke pembuat kebijakan. Karena di sini penyuluh langsung terjun ke petani dan masyarakat sehingga akan lebih mengetahui kondisi di lapangan yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Usai Banjir Warga Menjerit Dua Minggu Tanpa Air: PDAM Langsa Mati Total, Ketua Yara Langsa Minta Walikota Ganti Dirut PDAM

Penyuluh berperan sebagai pendidik, memberikan pengetahuan atau cara-cara baru dalam budidaya tanaman agar petani lebih terarah dalam usaha taninya, meningkatkan hasil dan mengatasi kegagalan-kegagalan dalam usaha pertanian.

Untuk itu penguatan terhadap penyuluh pertanian sangat penting dalam mendorong peningkatan produksi dan produktivitas tanaman agar tersedia produk pangan dan pertanian secara umum sehingga kompetensi penyuluh pertanian sangat diharapkan untuk memotivasi petani dalam berusaha tani yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Sebagaimana tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas dan profesional penyuluh pertanian serta para petani untuk meningkatkan produksi Padi dan Jagung,” ungkapnya.

Lantas, Pemko Langsa yakin dan percaya kegiatan ini dapat bermanfaat dan berdampak terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh dan para petani serta petani milenial yang bergabung di dalam KNPI Kota Langsa.

“Kita tahu bersama bahwa Kota Langsa sangat terbatas lahan pertaniannya, untuk saat ini yang masih luas lahan pertaniannya yaitu di Kecamatan Langsa Timur maka daerah tersebut menjadi fokus kita untuk peningkatan hasil pertaniaan,” paparnya.

Diharapkan juga para penyuluh harus memiliki semangat yang kuat dalam meningkatkan kompetensi sehingga dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan teknologi pertanian yang efektif, efisien dan produktif, serta tepat guna dan dapat meningkatan produksi demi kesejahteraan petani dan menciptakan pertumbuhan ekonomi.

Sehingga mampu mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kota Langsa. Sebagai penyuluh pertanian
kiranya dapat mendorong petani untuk meningkatkan Indeks Pertanaman Padi, menggalang para petani untuk pemanfaatan lahan tidur untuk tanaman jagung dan pangan lokal lainnya.

BACA JUGA :  PEMERINTAH INDONESIA GAGAL MENETAPKAN STATUS BENCANA NASIONAL, PAJAN DESAK TEKANAN INTERNASIONAL DAN INTERVENSI KEMANUSIAAN SEGERA

“Kami berharap kepada semua penyuluh dan petani yang hadir pada Bimbingan Teknis ini, agar mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kompotensi dan profesionalitasnya,” imbuh Muharram yang juga mantan Sekretaris KNPI Kota Langsa itu.

Ketua terpilih DPD II KNPI Kota Langsa, Rizki Maulana, mengatakan peran pemuda terhadap peningkatan produksi Padi dan Jagung disini peran generasi muda dalam pembangunan pertanian sangatlah penting untuk meningkatkan pertanian di Indonesia.

“Indonesia pada tahun 2020 hingga 2030 berada pada fase era bonus demografi yang merupakan era dimana proporsi penduduk angkatan kerja lebih meningkat dan banyak jika dibandingkan dengan penduduk non angkatan kerja dan menjadi petani milenial yang modern,” jelasnya.

Sambung Rizki, pemuda harus mengambil peran besar dalam proses pembuatan kebijakan sektor pertanian, melakukan pengawasan terhadap program-program pertanian melakukan pencerdasan, pendampingan dan upaya pemberdayaan petani serta memberikan advokasi-advokasi pertanian dan menjadi SDM pembangunan pertanian.

Sebelumnya, Ketua panitia, Tgk Basyarudin, mengucapakan terima kasih kepada Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementrian Pertanian RI dengan harapannya kerjasama terus berlanjut dengan KNPI yang setidaknya dalam sebulan sekali.

“Kami dari KNPI siap bersinergi dan kolaborasi dengan Kementrian Pertanian, juga peserta yang hadir dari penyuluh dan petani milenial ada sekitar 100 peserta lebih,” sebut Teungku Basyarudin Sekretaris DPD II KNPI Kota Langsa itu.

Sedangkan didapuk sebagai pemateri Risky Ridha dari Unsam, Novianda dari Unsam, Muhammad Iqbal, Advokat, Rizki maulana, Malahayati, Laili Ardhiani, dan dihadiri para punggawa KNPI Langsa.

Editor: Redaksi