Pj Bupati Simeulue: Soal Galian C Harus Dilihat Dengan Komprehensif

oleh -584.759 views
Pj Bupati Simeulue: Soal Galian C Harus Dilihat Dengan Komprehensif
Tiga dari kiri Pj. Bupati Simeulue Ahmadliyah bersama sejumlah wartawan di Pendopo Sabtu (19/8/2023) foto Mediarealitas

Simeulue | MEDIAREALITAS – Penjabat Bupati Simeulue Ahmadliyah, angkat bicara soal galian C di Kabupaten itu, pada Sabtu (19/8/2023).

“Ini harus dilihat secara komprehensif sehingga tidak menghambat pembangunan,” jawab Ahmadliyah saat dijumpai Wartawan di Pendopo Bupati Simeulue, Sabtu siang.

Katanya untuk hal galian C di Kabupaten Simeulue, memang ada regulasi yang mengaturnya namun disisi lain masyarakat membutuhkan pembangunan.

“Ok lah untuk kegiatan besar besar. Bagaimana pula dengan kegiatan desa, jalan ke sawah dan ke kebun serta untuk jalan nelayan. Ini menjadi dilemah,” ujarnya dengan nada bertanya ?.

Dia mencontohkan kendala saat ini mengenai lanjutan pembangunan tambatan perahu di Lasengalu, Teupah Barat, Simeulue. Yang sudah tertimbun oleh pasir laut, sehingga permukaan tambatan perahu nelayan menjadi dangkal.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

Katanya satu sisi regulasi, harus diikuti. Sementara itu tambatan perahu sekira 4 meter lagi yang bisa dilewati atau berlabuh perahu nelayan yang memakirkan perahunya dalam tambatan perahu di Lasengalu.

“Ini kan jadi masalah, sementara itu sangat perlu untuk masyarakat sebagai urat nadi transportasi masyarakat desa pulau Teupah Teupah baik kepentingan pemerintahan maupun kepentingan jalur ekonomi,” jelasnya.

Menyikapi kebutuhan masyarakat dan kebutuhan pembangunan Ia mengatakan akan segera duduk dengan pihak Forkompinda.

Keluh Persatuan Dump Truk Simeulue (PDTS)

Dipihak lain sejumlah sopir berharap sangat agar kebijakan pemerintah untuk kemudahan pengambilan timbunan, pasir dan batu.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

” Kami ini kerja kan untuk kebutuhan makan bukan untuk kaya. Kemudian kami ambil material juga bukan untuk ratusan ribu kubik atau jutaan seperti perusahaan perusahaan besar,” ungkap Engki.

Lebih lanjut Engki yang juga sebagai Wakil Ketua Persatuan Dump Truk Simeulue (PDTS) mengatakan bahwa diinginkan itu bukan dibawah ke luar daerah.

Sekali kata Engki didampingi Ketua PDTS Simeulue, Suhardi Zebua di Warkop Posko PDTS, supaya segera ada kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Simeulue sehingga mereka bisa kembali bekerja dan tidak was was. (ZL)

Penulis: Zulfadli
Editor : Rahmad