Aceh Singkil | Realitas – Keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil tahun 2023 hingga saat ini tidak ada kesepakatan bersama antara eksekutif dengan legislatif dan berdampak terhadap pelayanan publik.
Hal itu disampaikan lima Kepala Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten (SKPK) Aceh Singkil kepada Media Realitas, Senin (9/1/2023), di Op Room Kantor Bupati Aceh Singkil.
Sebagai sampel lima Kepala SKPK yang dimintai penjelasannya mengatakan terdampak langsung terhadap pelayanan publik, yaitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kependudukan dan catan Sipil (Diduk capil), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pembangunan Masyarakat Kampung (DPMK), dan Dinas Kesehatan (Dinkes), ujarnya.
Dari kelima dinas tersebut diantaranya, seperti halnya di Dinas Perhubungan terpaksa harus menghentikan operasional Bus Sekolah. Juga hal sama di Dinas Lingkungan Hidup untuk sementra mehentikan operasional angkutan sampah.
Plt. Kadishub Aceh Singkil Ranto, menyebutkan Bus sekolah itu berhenti operasional sejak awal anak-anak masuk sekolah pada tahun ajaran 2023.
Akibat dari banyak sekali dan dampak dari keterlambatan pengesahan (APBK) Aceh Singkil tahun 2023, yang menyebabkan salah satunya tidak beropesinya Bus sekolah, di hentikan operasionalnya karena tidak mampu membeli Bahan bakar minyak (BBM).

” Dishub telah memprogramkan khusus untuk BBM merupakan kepentingan rutin operasional 16 unit Bus sekolah di Aceh Singkil tahun 2023 sejumlah nilai 800 juta rupiah, namun kenyataanya mau tak mau terpaksa kita hentikan sampai APBK Aceh Singkil tahun 2023 mendapat pengesahan “, ujar Ranto.
Sementara Ranto menyebutkan, upaya yang sudah dilakukan khususnya Dishub telah mengadakan rapat bersama tim P-APK, hari dan tanggalnya saya lupa ucapnya, tapi itu juga mentok belum ada kesepakatan untuk bagaimana mecari solusinya, sebutnya.
Lebih lanjut Ranto menjelaskan, 16 unit Bus sekolah yang melayani angkutan anak sekolah beropesi di 8 kecamatan daratan Kabupaten Aceh Singkil kurang sedikit mengunakan dana Rp. 20.000.000, pesatu minggu untuk pembelian BBM. Jadi total selama satu tahun 2023 anggaran Untuk BBM operasional Bus Sekolah tersebut 800 juta rupiah.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Masdiana, S. Si. hal yang sama Juga menyebutkan turut terkendala dari keterlambatan pengesahan (APBK) Aceh Singkil tahun 2023 untuk opesional biaya anggaran BBM angkutan mobil truk pengangkut sampah di Aceh Singkil.
DLH memiliki dua unit truk pengangkut Sampah, dua Amrol dan Becak motor roda (Bentor) tiga Sementara untuk satu unit truk biaya BBM nya 500.000, lebih dalam satu minggu. Namun dia berharap agar APBK Aceh Singkil tahun 2023 secepat mendapat pengesahan dari Legiselatif.
Sementara, Yakub, SE Kadis Dukcapil, Azwir, SH, Kadis DPMK. H. Subarsono, S.Mn Kadis Dinkes, dalam penjelasannya menyebutkan, bahwa Dinasnya belum begitu signifikan melihat dari dampak keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil tahun 2023. (Rostani)














