Panwaslih Langsa Gelar Rapat Sosialisasi Pengawasan Pemilih Partisipatif

oleh -39.579 views
Panwaslih Langsa Gelar Rapat Sosialisasi Pengawasan Pemilih Partisipatif

 GOOGLE NEWS

Langsa | Realitas – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Langsa menggelar rapat sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat, Adat, Agama, Ormas, komunitas perempuan, TKSK dan penyandang Disabilitas, di Aula Hotel Kartika Langsa, Jumat (2/12/2022).

Komisioner Panwaslih Kota Langsa yang juga Divisi Pengawasan Humas dan Hubal, Riswandar, mengatakan sebagai lembaga yang diberi mandat untuk mengawasi proses Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membutuhkan dukungan banyak pihak dalam aktivitas pengawasan.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengajak tokoh-tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan Kaum Perempuan untuk berpartisipasi, terlibat mengawasi setiap tahapan Pemilu,” katanya.

Menurut Riswandar, keterlibatan masyarakat dalam pengawalan suara tidak sekadar datang ke TPS dan memilih, tetapi juga melakukan pengawasan atas potensi kecurangan yang terjadi, serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses Pemilu dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu.

BACA JUGA :   Kapolres Langsa Laksanakan Jumat Curhat Bersama Mahasiswa

Lantas, partisipasi politik yang merupakan pengejawantahan kedaulatan rakyat adalah suatu hal yang sangat fundamental dalam proses demokrasi. Salah satu misi Bawaslu adalah mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat sipil.

Kemudian, pelibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu harus terlebih dulu melalui proses sosialisasi dan transfer pengetahuan dan keterampilan pengawasan Pemilu dari pengawas Pemilu kepada masyarakat.

Sebelum sampai kepada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, tantangan besar yang juga dihadapi Bawaslu adalah membangun kesadaran politik masyarakat.

“Kesadaran masyarakat atas kedaulatan yang dimiliki dalam proses demokrasi nyatanya masih rendah. Kerendahan kesadaran tersebut salah satu pemicunya adalah minimnya pengetahuan rakyat mengenai demokrasi, pemilu dan pengawasan pemilu,” imbuhnya.

BACA JUGA :   Besok, Lima Kecamatan Di Langsa Padam Aliran Listrik

Sementara itu, Ketua Panwaslih Kota Langsa, Mohammad Khoiri, M.Pem.I, mengatakan adapun tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman tentang kepemiluan bagi masyarakat.

“Pengawasan partisipatif merupakan ruang pembelajaran politik bagi semua pihak, dan sebagai pengawalan hak dasar warga negara yaitu hak suara agar tidak disalahgunakan, dengan dapat diwujudkan pengawasan partisipatif secara langsung berarti mengikuti dinamika politik yang terjadi dan secara tidak langsung merupakan ajang untuk belajar tentang penyelenggaraan kebijakan negara,” ungkap M Khoiri.

Selain itu juga harapan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengatahun berdemokrasi dengan harapan dapat menyampaikan atau mensosialisasikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat, semua ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Panwaslih Kota Langsa dan masyarakat pemilih yang akan memberikan perhatikan besar terhadap pelaksanaan Pemilu yang berlangsung jujur dan adil, serta dapat berkomunikasi secara intensif dengan Panwaslih Kota Langsa.

BACA JUGA :   Pembangunan Sekolah Di Pulau Siumat Diduga Dikerjakan Dengan Pasir Pantai

Peningkatan Kolaborasi antara Panwaslih dengan Kelompok Masyarakat Sipil inilah yang menjadi kunci Peningkatan Partisipasi Masyarakat di Kota Langsa.

“Tersampaikannya informasi dan larangan-larangan dalam proses penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan,
meningkatnya partisipasi aktif dalam Pengawasan Pemilu/Pemilihan, terwujudnya Pengawasan Pemilu berupa pencegahan dan penindakan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa yang berkualitas dan berintegritas,” tuturnya.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Bobby Rahman, M.Si, Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi dari Universitas Malikulsaleh dan Prof. Ismail Fahmi Arrauf Nst.

Hadir Komisioner Panwaslih, Agus Syahputra, Koordinator Sekretariat, Muhammad Ikramullah SE, serta 45 peserta lainnya. (*)