Muslim A Gani Advokat : Kami Bersumpah Jika Ketua HMI Langsa di Polisikan Kami Akan Intervensi”

oleh -236.579 views
Pj Muslim A Gani Advokat : Kami Bersumpah Jika Ketua HMI Langsa di Polisikan Kami Akan Intervensi"
Direktur Eksekutif Aceh Legal Consul (ALC), Muslim A Gani SH

 GOOGLE NEWS

Langsa | Realitas – Buntut dari statemen kritis Ketua Umum HMI Cabang Langsa, Amiruddin, yang menyoroti kinerja Pj Walikota Langsa Ir Said Mahdum Majid beberapa hari lalu, kini semakin melebar.

Bahkan buzzeRp Pemerintah Kota Langsa ikut bersuara “menakut-nakuti” tokoh mahasiswa tersebut dengan ancaman pasal karet tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif Aceh Legal Consul (ALC), Muslim A Gani SH, Adcokat kepada Wartawan Jumat (25/11/2022), sore di Langsa, menyebutkan, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan ancaman pasal karet dari BuzzeRp yang dialamatkan kepada Ketua Umum HMI Cabang Langsa.

Lebih lanjut Muslim menyebutkan kami bersumpah Jika Ketua Umum HMI Langsa di Polisikan, Kami Akan Intervensi” ujar Muslim A Gani dengan tegas, kami didepan membelanya.

Menurut penilaiannya, apa yang disampaikan Ketua HMI Cabang Langsa terhadap kondisi Pemerintahan Kota Langsa saat ini adalah pernyataan yang positif, meskipun kurang keras, ujar Muslim.

Muslim Agani yang juga mantan Anggota DPRK Aceh Timur mengatakan, bukan hanya tidak cocok antara legislatif dan Eksekutif di Kota Langsa, tapi yang sebenarnya baik DPRK maupun Walikota menurut kami memang tidak bekerja, tidak membawa perubahan bagi masyarakat Kota ini, dan kami menduga pemerintahan sekarang ini masih dibawah intervensi kekuasaan lama, ujarnya.

Terkait situasi yang berkembang, Muslim A Gani mengatakan penyakit di Kota Langsa yang diwariskan sejak rezim lama adalah kerap mengancam anak-anak muda dengan Pasal 310 – 311 tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

“Kami kan ada jangan berani sama anak-anak muda, biarkan mereka tumbuh untuk memperbaiki negeri ini, tidak terkecuali Kota Langsa. Satu lagi kami minta kepada adek-adek HMI, kalau ada Pejabat yang bermain cinta atau selingkuh dijajaran Pemko Langsa yang dilakukan masing-masing pasangan terikat dengan suami dan istri orang, saya minta sikat dan buka habis jangan takut, kami siap membantu kalian hajar aja”, kata Muslim A Gani.

Dikatakan, Pemerintah Kota Langsa ini harus bersih dan jelas, apalagi pemerintahan ini mengelola uang negara bukan uang warisan.

BACA JUGA :   Polisi Aniaya Pelajar di Simeulue

“Uang yang dikelola Pemko Langsa itu milik masyarakat bukan milik keturunan, jadi kami minta adek-adek HMI teruslah kritisi pemerintahan ini berikan masukan yang bermanfaat bagi masyarakat dan tak perlu takut”, demikian Muslim A Gani.

Sebelumnya diberitakan, media ini Kamis (24/11/22).

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa, menilai Said Mahdum, PJ walikota tidak memiliki tanggung jawab moral terhadap pembangunan kota Langsa.

Hal itu disampaikan Ketua HMI Cabang Langsa, Amiruddin, kepada Media Realitas, Rabu (23/11/22) di Langsa.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selama 3 bulan Pj Walikota Langsa memimpin, Kota Langsa semakin menurun terlihat dari berbagai sektor di daerah ini, ujar Amiruddin,

Seperti, penegakan syariat islam semakin buruk, sehingga maraknya berkeliaran Waria di malam hari.

Ia juga mengatakan Pj Walikota Langsa tidak harmonis dalam komunikasi eksekutif dengan legislatif.

Buruk nya tata ruang kota langsa, dapat dilihat dalam beberapa jam saja hujan mengguyur kota Langsa khususnya di lapangan merdeka langsung mengakibatkan banjir, ujarnya.

BACA JUGA :   Kapolda Resmikan Gedung Adhi Pradana Polres Aceh Besar

Kemudian pencairan dana desa pun terlambat dan kebersihan di kota Langsa semakin buruk, hampir disetiap sudut ada tumpukan sampah, jelasnya.

Selain tumpukan sampah, Pj Walikota Langsa tidak mampu membangun ekonomi kerakyatan disektor UMKM. buktinya raja semakin kaya rakyat bertambah miskin, ungkapnya.

Jika kita selidikit bernostalgia saat umara memimpin kota langsa, walikota menjadi sandaran masyarakat dalam menyampaikan seluruh aspirasi dan selalu menerima kehadiran rakyat, namun saat ini PJ Walikota Said Mahdum memimpin sangat menutup diri, sebut Amiruddin.

Lebih lanjut dikatakan nya, sangat jauh perbedaan umara memimpin dengan PJ Walikota saat ini, seolah kota Langsa auto pilot, ujar nya.

Kami menganggap Said Mahdum saat ini gagal dalam memimpin kota Langsa, Mendagri harus mencopot Pj walikota langsa dan menggantikan dengan yang lebih visioner dan paham arah pembangunan nasional, agar pembangunan daerah selaras dengan Visi-Misi presiden dan Wakil presiden Republik Indonesia, tutup Amiruddin. (*)