IKLAN YARA

Usai Dipanggil Komisi III DPRK Langsa : YARA, PDAM Harus Segera Diaudit

oleh -114.579 views
YARA Apresiasi Kapolres Langsa Atas Gulung Agen Chip Higgs Domino
Ketua YARA Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,. SH,.M.Si,.M.Kn,

 GOOGLE NEWS

Langsa I Realitas – Usai di panggil Komisi III DPRK Langsa, PDAM Langsa harus segera komprehensif, atau secara menyeluruh.

Ada dugaan berbagai permainan didalam Perusahaan iar di BMUD itu, kata Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,. SH,.M.Si,.M.Kn, Kamis ( 11/8/22).

H A Muthallib meminta kepada pihak terkait segera melakukan audit secara menyeluruh terhadap Perusahaan Daerah Air Minum Langsa.

H Thallib yang juga Dosan FH Unsam kepada sejumlah Wartawan di Langsa menyebutkan, tim audit harus melakukan secera menyeluruh, baik BPKP maupun BPK- RI, ujar nya.

Seharusnya ada audit dari Akuntan Publik harus ada neraca laba rugi, apakah selama ini ada dilakukan oleh PDAM Langsa, ujar H Thallib, mantan Wakil Ketua PWI Aceh.

Buruk nya pelayanan kepada masyarakat, karena Perusahaan Daerah Air Minum Itu milik Pemko Langsa, harus diperiksa bukan hanya BPK- RI, tim penyidik dari Polisi dan Jaksa, ada peluang untuk melakukan pemeriksaan, apa lagai ada dugaan terjadinya korupsi ditubuh PDAM Langsa, ujar Wartawan Senior di Aceh.

Apapun alasan semua pihak yang hormati hukum, kalau PDAM itu ada dugaan korupa instansi terkait jangan biar kan dan harus tuntaskan dengan baik demi menyelamatkan kepentingan orang banyak, tutup H Thallib yang juga Advokat.

Seperti yang diberitakan media ini Rabu (10/8/22).

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa, Bidang Perekonomian dan Keuangan, memanggil Direktur PDAM Tirta Keumuning Langsa, Rabu (10/8/2022).

Dalam Pemanggil itu, Direktur tidak hadir diwakili menajemen PDAM Tirta Keumuning.

Pemanggilan Direktur tersebut, terkait dengan kondisi pelayanan air bersih kepada msyarakat Kota Langsa yang dinilai “buruk”.

Hadir Bidang Kabag Teknik Wardi, Kabag SPI Evi dan Yosfika bidang pembukaan.

Dalam pertemuan tersebut Komisi III membahas satu persatu secara bergantian menyampaikan keluhan pelanggan mulai dari tidak mendapatkan suplai air bersih dan membengkaknya tagihan yang dianggap tidak sesuai dengan pemakaian.

BACA JUGA :   Media Dan Wartawan Harus Jadi Garda Terdepan Menangkal Hoax

Selain itu, Ketua Komisi III DPRK Langsa Faisal, mempertanyakan kepada pihak PDAM yang hadir dalam panggilan tersebut, berapa jumlah pegawai PDAM sekarang ini.

Kabag Teknik PDAM Wardi menjelaskan, untuk pegawai tenaga kontrak pada PDAM itu disub kepada pihak ketiga.

Oleh karena itu setiap keluhan pelanggan yang disampaikan kepada PDAM kemudian pihak PDAM menyampaikan kepada pihak ketiga untuk menindaklanjuti keluhan pelanggan tersebut, ujarnya.

Terungkap bahwa kurangnya maksum pelayanan air bersih PDAM disebabkan oleh beberapa faktor diantara kondisi debit yang sudah sangat jauh menurun.

Kata Wardi, kondisi pipa yang sudah menua (kadaluarsa) sehingga tidak mampu menampung debit air yang besar untuk dialiri kebak penampungan yang telah tersedia seperti di Kecamatan Langsa Timur kalau dipaksakan pipa bisa pecah,” ujarnya.

BACA JUGA :   Pemkab Aceh Barat Berkolaborasi Dengan DPRA Gelar Festival Maulid Akbar

Terhadap kondisi yang disebutkan pihaknya tidak bisa berbuat apa apa sebab untuk pembangunan perbaikan bukan menjadi tanggung jawab PDAM melainkan tanggung jawab pemerintah.

“Pipa PDAM selayaknya harus diganti secara keseluruhan kalau ini tidak dilakukan maka pasokan air kepada pelanggan tetap terganggu, ujarnya.

Maka dari itu PDAM untuk mensuplai air kepada pelanggan dilakukan secara bergilir,” jelasnya.

Sementara dalam pertemuan itu, Komisi III DPRK Langsa, masih belum mendapatkan keterangan yang memuaskan dari pihak PDAM Tirta Keumuning terkait keluhan pelanggan, karena setiap pertanyaan yang dilontarkan kepada utusan tidak paham.

Oleh karena itu Komisi III akan memanggil ulang dalam kesempatan yang lain yang dihadiri langsung oleh Direktur PDAM nanti nya. (Esbeye)