Langsa | REALITAS – Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Jawa telah melaksanakan pencabutan nomor urut Calon Geuchik Gampong Jawa Periode 2026–2032 pada Rabu (18/6/2026) pukul 14.00 WIB di Kantor Geuchik Gampong Jawa.
Dalam tahapan tersebut, Jemi Rhoma memperoleh Nomor Urut 04. Jemi tidak dapat hadir secara langsung karena harus melakukan perjalanan mendadak ke Jakarta untuk memberikan pendampingan hukum secara gratis kepada seorang masyarakat yang sedang menghadapi sengketa dengan salah satu kepala daerah di Aceh.
Bagi Jemi Rhoma, memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat kurang mampu bukanlah hal baru. Selama ini ia dikenal aktif membantu masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan hukum tanpa memungut biaya.
Pada Pilciksung Gampong Jawa kali ini, Jemi Rhoma mengusung slogan “NGAJI” (Mengabdi Tanpa Gaji) sebagai simbol komitmennya untuk menjadikan jabatan sebagai amanah pengabdian kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga program utama, yakni tidak mengambil gaji Geuchik untuk kepentingan pribadi dan mengembalikannya kepada masyarakat, memberantas segala bentuk pungutan liar dalam pelayanan gampong, serta membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengetahui penggunaan anggaran desa secara transparan.
Sebagai bentuk keseriusan, Jemi Rhoma menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan Geuchik apabila ketiga komitmen tersebut tidak dijalankan selama masa kepemimpinannya.
“Jabatan adalah amanah. Jika saya tidak menjalankan apa yang saya janjikan kepada masyarakat, maka saya siap mengundurkan diri,” tegas Jemi Rhoma.
Dengan Nomor Urut 04, Jemi Rhoma berharap dapat menghadirkan pemerintahan gampong yang bersih, transparan, bebas pungli, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
NOMOR URUT 04
NGAJI (Mengabdi Tanpa Gaji)
“Gaji untuk Rakyat, Pelayanan Tanpa Pungli, Anggaran Terbuka untuk Semua.”
TIM PEMENANGAN JEMI RHOMA
Calon Geuchik Gampong Jawa Periode 2026–2032


