IKLAN YARA

Sejumlah Pejabat Esalon III dan IV Kota Langsa Dimutasi

oleh -77.579 views
Sejumlah Pejabat Di Kota Langsa Dimutasi
foto ist
Penulis: esbeye
Editor: Rostani

Langsa | Realitas – Sejumlah pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Langsa, Vrofnsi Aceh dimutasi, mutasi tersebut lantara menjelang akhir jabatan Walikota Langsa pada 28 Agustus 2022 mendatang.

Mutasi pejabat eselon II ini merupakan hasil dari seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) mengisi jabatan eselon II, juga dibarengi pejabat administrator Eselon III dan pejabat pengawas eselon IV dan Ka. UPTD Puskesmas dalam lingkungan Pemko Langsa.

Sementara pejabat eselon II, untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Langsa, Khairul Ichsan SSTP, yang sebelumnya menjabat Plh. Kepala BPKD.

BACA JUGA :   Kapolres Lhokseumawe dan Pj Walikota Bersihkan Sampah

Lalu untuk Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Kota Langsa dipercayakan kepada Rusli Jufri S.Soi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional pada Kesbangpol Langsa.

Kemudian untuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakot Langsa, ditempati oleh Siti Zuriah SH, yang sebelumnya menduduki Sekretaris Kesbangpol Langsa.

Kemudian untuk pejabat eselon III masing-masing yaitu, Hendri Seonandar SSTP, MSi, menjabat sebagai Kabag Pemerintahan, Raja Angkasa SH, sebagai Sekretaris Satpol PP, Heri Setiawan SSTP, Camat Langsa Timur yang sebelumnya Camat Langsa Kota yang kini kosong.

BACA JUGA :   LASKAR Desak Kajagung Copot Kajati Aceh

Lalu, Kamaruzzaman sebagai Sekretaris Kesbangpol, Ade Putra Wijaya Siregar sebagai Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Langsa, Teuku Anshar ST sebagai Sekretaris Dinas PUPR, Hamdani SH sebagai Sekretaris MAA, Jauwahir SE, sebagai Pj Sekretaris Baitul Mal Langsa.

Jadi secara keseluruhan untuk eselon II ada tiga pejabat yang dimutasi dan ada 30 pejabat eselon III dan IV dalam wilayah Pemko Langsa.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah menyatakan, mutasi ini adalah untuk mengisi posisi yang kosong baik yang mengisi karena ada ASN yang pensiun dan ada yang naik jenjang tinggi serta adanya pembinaan dari pimpinan.

BACA JUGA :   Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Tebing Aceh Besar

“Jangan diasumsikan mutasi dengan hal lain, ini perlu untuk penyegaran meskipun diakhir masa jabatan saya yang tinggal menghitung hari,” tegas Usman.

Mutasi ini tidak ada kepentingan Wali Kota, Wakil Wali Kota ataupun Sekda dan terkadang ada eveluasi dari pimpinan OPD dengan mutasi ini.

“Mutasi ini menjadi renungan bersama dan bahan evaluasi apalagi diakhir masa jabatan saya akan berakhir, ambilah yang baik dan sebaik-baiknya orang adalah berbuat yang terbaik buat orang lain,” pesan Usman Abdullah. (*)