IKLAN YARA

Empat Pengacara YARA Dampingi Cut Lem Laporkan Rbo-Jmrn Ke Polres Langsa

oleh -189.489 views
Empat Pengacara YARA Dampingi Cut Lem Laporkan Rbo-Jmrn Ke Polres Langsa
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Empat Pengacara dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, (YARA) Langsa dampingi Muslim, SE akrab di sapa Cut Lem, yang resmi melaporkan Rabono Wiranata akrab di panggil Wira dan Jumirin ke Polres Langsa keduanya oknum wartawan salah satu media siber Online yang menyebar berita hoax tentang UU ITE.

Laporan tersebut sesuai dengan Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor Nomor SKTBL/65/X/2021/Reskrim, tanggal 26 Oktober 2021.

Dalam laporannya, Cut Lem menjerat Rabono Wiranata (Wira) dan Jumirin dengan Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) Undang – Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dihadapan petugas penyidik Polres Langsa, Cut Lem menyebutkan bahwa Rabono Wiranata (Wira) dan Jumirin telah melakukan tindak pidana ITE terhadap dirinya, yang dilakukan dengan cara membuat berita bohong (hoax) melalui salah satu media online.

BACA JUGA :   Bupati Agara Pimpin Apel Pengamanan Pada 4 Desember 2021

Dalam berita tersebut menuding Cut Lem sandiwara dan merekayasa kasus penculikan dirinya pada tahun 2014 yang lalu.

Merasa berita yang diterbitkan oleh Rabono Wiranata (Wira) dan Jumirin berita bohong (Hoax) Cut Lem pada hari Selasa 26 Oktober 2021), melaporkan keduanya ke Polres Langsa.

Rabono Wiranata (Wira) dan Jumirin terancam pidana sesuai dengan pasal 45A atau 3 UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Muslim, SE alias Cut Lam kepada sejumlah Wartawan usai melaporkan Rabono Wiranata (Wira) dan Jumirin Selasa (26/10/2021).

Cutlem lebih lanjut menyeabutkan merasa dicemarkan nama baik dan malu keluarga, dan keduanya harus dapat di buktikan atas pemberitaan tersebut, secara Hukum ujar Cut Lem.

Dalam laporan Cut Lem ke Polres Langsa ikut di damping oleh Empat Pengacara dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa Ketua Tim antara lain H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.MSi,.MKn, Rizal Saputra, SH, Zaid Al Adawi, SH dan Munazira Putri, SH.

BACA JUGA :   YARA Minta Walikota Subulussalam Memakai Hati Nurani Demi Masyarakat

Ketua Tim Advokat yang mendampingi Cutlem ke Polres Langsa, H A Muthallib Ibr, Menyebutkan semua warga Negara Indonesia, berhak untuk mendapatkan kepastiaan Hukum.

Apalagi yang di siarkan di salah satu Media itu, adalah berita Copy paste, dari media lain yang di terbitkan kembali di salah salah satu media, ini yang kita laporkan adalah ada dua berita yang ditayangkan di media itu.

Sebelumnya kita juga sudah laporkan kasus ini ke Dewan Pers dan sudah melakukan sidang Zoom pada tgl (19/10/2021), sekitar jam 12.00 wib, Cut Lem langsung menyampaikan laporan ke Dewan Pera agar kasus ini diselesaikan lewat Jalur Hukum di Langsa, dan Cutlem meminta kepada Dewan Pers akan memberi hak jawab kepada Wartawan yang menulis berita selama 3×24 jam untuk memuat berita nya sekalian dengan permohonan maaf, ujar Dosen Fakultas Hukum Unsam.

BACA JUGA :   24 Tahanan LPKA Jambi Lari, 19 Berhasil di Tangkap 5 Lagi Hilang Jejak

Sampai hari ini Selasa, (26/10/2021) wartawan yang bersangkutan belum menemui Cutlem, kita menginginkan semuanya berjalan dengan baik, saling membuka pintu maaf, dan semuanya selesai, namun sampai siang tidak ketemu dengan Cut Lem sehingga tadi kita laporkan ke Polres Langsa, ujar mantan Wakil Ketua PWI Aceh.

Sementara jumirin kepada media ini Selasa (26/10/2021) pada saat mendatangi kantor YARA Langsa terkait laporan Cut Lem ke Polres Langsa dirinya akan berkoordinasi dengan pimpinan redaksi,” katanya singkat.

Sementara itu Rabono sampai berita ini di tayang kan belum mendapatkan keterangan resmi.

Media ini Selasa (26/10/2021) mencoba melakukan kontak telpon dengan Rabono namun tidak tersambung. (*)