Langsa I Realitas – Sudah hampir satu bulan sejumlah pekerja bangunan mengeluhkan kelangkaan semen di wilayah Pemerintahan Kota Langsa, Provinsi Aceh.
Sejumlah masyarakat Kota Langsa yang sedang membangun rumah dan infrastruktur menggunakan semen khawatir pembangunan terkendala tahun ini.
Selain itu, harga jual bahan bangunan melambung.
Iwan Saputra Warga Gampong Seulalah Baru Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh, yang lagi membangun rumah menyebutkan sudah satu bulan ini semen seakan hilang di kawasan Kota Langsa.
Jika pun ada jumlahnya tak seberapa. Misalnya kita perlu 10 sak semen, hanya tersedia lima sak semen. Itu pun dengan harga mahal,” ujar Bang Wan akrab disapa ke pada awak media pada hari, Rabu (1/12/2021).
Sebelumnya harga semen merah putih Rp 56.000 per sak, itupun barangnya tidak ada.
Adapun semen Andalas Rp 63.000 per sak semennya sulit didapat.
Seorang kontraktor asal Kota Langsa, yang enggak menyebabkan namanya, mengeluhkan hal yang sama. Dia menyebutkan harga jual semen melambung terjadi kelangkaan lagi.
” Dengan terjadinya kelangkaan seperti bahan material semen. Itu sangat merugikan kontraktor yang mengerjakan berbagai proyek pembangunan pemerintah,” katanya.
Dia menyatakan sejumlah proyek yang didanai pemerintah khususnya di kota Langsa kini mulai tahap pengerjaan.
“Kalau begini, jangankan masyarakat kami pihak kontraktor akan kebingungan sekali,” ujar nya.
Dia berharap kondisi itu dapat perhatian dari Pemerintah Kota Langsa. (*)











