Polantas Aceh Hadir Peduli Stunting, Polres Langsa Berikan Bantuan Asupan Gizi

oleh -364.579 views
Polantas Aceh Hadir Peduli Stunting : Polres Langsa Berikan Bantuan Asupan Gizi dan Susu
Foto Istimewa

LANGSA | MEDIAREALITAS – Ditlantas Polda Aceh memiliki Program Polisi Hadir Peduli Stunting di Wilayah Hukum Polda Aceh. Program tersebut bertujuan mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting anak usia dini.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal lqudusy S.H., S.I.K. melakukan gebrakan agar “Polantas Aceh Hadir Peduli Stunting Anak Usia Dini” dilaksanakan seluruh jajaran Sat Lantas Polda Aceh, dalam membentuk kepedulian polri terhadap kasus stunting di wilayah Aceh

Pada Kamis (3/8/2023 ), Polres langsa dalam hal ini Satlantas Polres Langsa telah bekerja sama dengan Puskesmas langsa kota dan Dinas Kesehatan di aula Puskesmas untuk memberikan bantuan paket berupa makanan dan susu untuk membantu asupan gizi anak-anak di wilayah Langsa kota.

“Kami memberikan Apresiasi Kepada Kapolres Langsa atas kepeduliannya terhadap stunting di wilayahnya, Program ini akan di ikuti oleh satlantas Poles lain di jajaran polda Aceh” Ujar Iqbal

“Kepedulian polri dalam mendukung program pemerintah terutama terhadap percepatan penurunan stunting di wilayah aceh akan terus kami wujudkan,” kata Iqbal mengapresiasi program tersebut.

Hadir dalam kegiatan di kota langsa Kapolres Langsa, AKBP Muhammadun,SH bersama PJU dan Satlantas Polres Langsa. Kapolres Langsa AKBP Muhammadun,SH dan rombongan memberikan bantuan sosial atau santunan berupa paket makanan dan susubguna perbaikan asupan gizi anak.

“Kami siap membantu warga yang menderita stunting dan harapan kami dapat membantu masyarakat,” ujar Muhammadun.

“Apabila melihat tanda sunting bagi bayi yang ada di wilayah hukum Polres Langsa agar menghubungi kami untuk segera ditangani petugas medis,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut Polres Langsa memberikan bantuan sebanyak 25 Kotak paket diantaranya susu, bubur, kacang hijau, buah-buahan yang diberikan kepada setiap anak yang terdampak stunting.

Selain itu Kapolres Langsa dan Kasat Lantas, AKP Andrew Agrifina Prima Putra, S.I.K., M.H., juga melakukan kunjungan ke rumah sakit umum Langsa mengunjungi anak penderita stunting yang sedang dirawat.
[10.03, 3/8/2023] Bg Rahmad Wahyudi MR: Polres Yahukimo Selidiki Pelaku Penganiayaan di Dekai

Jayapura – Polres Yahukimo saat ini tengah menangani kasus penganiayaan terhadap seorang warga bernama Matius Ropa hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jln. Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui oleh awak media, Rabu (2/8).

Kabid Humas menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui sekira pukul 11.15 WIT oleh personel melalui HT bahwa ada seorang warga yang menjadi korban penganiayaan, sehingga dengan cepat personel bergeser ke TKP.

“Saat personel di perjalanan menuju TKP, kemudian mendapat informasi bahwa korban telah di bawa menuju RSUD Dekai oleh seorang saksi yakni RM (47),” ujarnya.

AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Yahukimo menambahkan bahwa pada tubuh korban ditemukan tujuh luka akibat benda tajam. Sayangnya, ketika korban tiba di rumah sakit, keadaannya sudah sangat kritis dan nyawa tidak dapat diselamatkan.

“Ketika personel tiba di TKP, pelaku tidak ditemukan. Oleh karena itu, mereka sedang melakukan penelusuran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu kronologi kejadian secara lebih mendalam,” ucapnya.

Dalam proses olah TKP, personel menemukan beberapa barang bukti antara lain berupa satu buah bilah parang tanpa gagang, satu buah sarung sangkur berwarna hitam, satu buah sendal merk Ando berwarna hitam hijau dengan bercak darah, satu buah batang kayu, satu lembar baju berwarna hitam dengan corak merah putih dan bercak darah, satu lembar celana panjang training berwarna hitam, serta satu lembar dalaman pria berwarna hitam.

“Selanjutnya, saksi-saksi akan diperiksa untuk memberikan keterangan yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut. Selain itu, sebuah Laporan Polisi (LP) juga telah dibuat dan dilaporkan kepada pimpinan,” terang Kapolres.

AKBP Arief manyampaikan, pihaknya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui identitas pelaku. Mereka juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. (*)