Muara Enim | Realitas – Pj Bupati Muara Enim dampingi Kadis Pertanian Provinsi Sumatera Selatan melakukan panen raya jenis padi IP 200 di Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim, langsung menuju lokasi wisata tambelang sriwijaya di Rindam II Sriwijaya Selasa (09/08/2022).
Hal tersebut disampaikan Kurniawan, bahwa Muara Enim merupakan salah satu lumbung pangan setelah oku timur, muba dan juga banyuasin dan kabupten lain, Muara Enim merupakan urutan yang ke enam.
“Selain penen raya, ucap Kurniawan” lounching desa wisata tambelang sriwijaya dan acara adat melemang yang merupakan budaya puluhan tahun sudah dilaksanakan setiap tanggal 10 bulan muharam, jangan sampai pudar,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan Kurniawan, terkait panen raya, tentu akan dapat kita tingkatkan, karena ada lahan sekitar 50 ha yang bisa dimanfaatkan seperti tanam jagung, padi untuk mendukung sumsel mandiri pangan.
Ia menambah” dengan dibukanya wisata tambelang sriwijaya, ini bisa membangkitkan semangat usaha kecil menengah, saya yakin akan berdampak pada peningkatan penghasilan masyarakat,” harapnya.
Masih ditempat yang sama, Kadin Pertanian dan Holtukultura Provinsi Sumatera Selatan mewakili Gubernur Sumsel juga mengatakan, Kabupaten Muara Enim juga merupakan daerah yang punya potensi untuk dapat dikembangkan dalam mendukung program sumsel mandiri dari beberapa desa yang sudah dilakukan panen raya olek pak gubernur.
Dikatakannya” untuk sumsel target yang harus dicapai 3 juta ton gkg jika bersinergi dengan kabupaten/ kota diharapkan dapat meningkat lebih dari tahun sebelumnya yang hanya 2,5 juta ton gkg,” jelas Kurniawan.
Terkait desa wisata Tambelang Sriwijaya, Danrindam II Sriwijaya Imam mahmudi, dia mengatakan, sejak tahun 2012 kolam ini sudah dibuka, pada saat masih pak dudung, kemudian diteruskan lagi dengan kerjasama antara rindam II Sriwijaya, Pemda dan perusahaan yang ada, juga desa karang raja.
” wisata ini kita namakan desa wisata tambelang sriwijaya, karena kita punya lahan sekitar 5 ha maka wisata ini merupakan wisata alam, selain ada kolam tempat bermain, bisa juga tempat pendidikan, sudah ada playing fok, atau outbon nanti akan dilengkapi air sofgar,” ungkapnya.
Kemudian lanjutnya, lokasi ini juga akan kita buat wisata agregoltur, karena ada lahan 3 ha bisa tanam jagung, jambu kristal atau motua, juga bisa tanam bunga agar lebih cantik nanti pulang bisa bawa oleh oleh khas muara enim.
Dikatakan Iman” nanti pengelolaan wisata alam bisa kerjasama koperasi dan bumdes, kita berdayakan pemudanya, dari umkm, karena wisata ini terbuka untuk umum, dampaknya meningkatkan penghasilan dan mengurangi angka pengangguran,” tutupnya. (*)














