IKLAN YARA

Perusakan Gerai Vaksin di Abdya Diselesaikan Secara Restorative Justice

oleh -15.489 views
Perusakan Gerai Vaksin di Abdya Diselesaikan Secara Restorative Justice
Perusakan Gerai Vaksin di Abdya Diselesaikan Secara Restorative Justice
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Berdasarkan perintah Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M., melalui Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution, SIK., kasus penolakan dan perusakan gerai vaksin di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Abdya, diselesaikan dengan menempuh cara restorative justice.

“Kapolda memerintahkan agar permasalahan tersebut diselesaikan dengan cara soft approach melalui restorative justice,” sebut Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangan persnya, Sabtu (2/10/2021) di Mapolda Aceh.

BACA JUGA :   Divisi Keimigrasian Bangun Zona Integritas Menuju WBK Dan WBBM

Winardy mengatakan, langkah ini diambil karena warga yang terlibat kejadian penolakan vaksinasi tersebut sudah mengerti tentang vaksinasi dan mereka pun sudah bersedia untuk divaksin.

Walaupun demikian, Winardy berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Karena prinsip restorative justice adalah salah satu prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan terhadap tindakan yang dianggap melawan hukum.

BACA JUGA :   Kehadiran Melki Lakalena di Desa Nggelodae Membawa Kesejatraan Bagi

Winardy juga menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi di PPI Ujung Serangga saat ini berjalan cukup baik. Masyarakat dan para Muge Ikan sudah mulai antusias untuk menerima vaksin.

Hal tersebut, kata Winardy, berkat kerja sama Muspika yang dibantu para ulama, tokoh adat, dan juga Panglima Laot setempat untuk mengimbau serta mengedukasi masyarakat, nelayan, termasuk Muge Ikan tentang pentingnya vaksinasi.

BACA JUGA :   Roops dan Dit Samapta Polda Aceh Gelar Vaksinasi Go to School

“Berkat edukasi dari seluruh pihak di Abdya, mereka kini sudah paham akan pentingnya vaksin dan sudah siap untuk divaksin. Bahkan mereka sekarang menjadi inisiator vaksin di PPI,” ujar Winardy. (*)