IKLAN YARA

Satu Keluarga Jatuh dari Jembatan Gantung dengan Ketinggian 15 Meter

oleh -27.489 views
Satu Keluarga Jatuh dari Jembatan Gantung dengan Ketinggian 15 Meter
Satu Keluarga Jatuh dari Jembatan Gantung dengan Ketinggian 15 Meter
UPDATE CORONA

Banten I Realitas  – Kecelakaan terjadi di jembatan gantung di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri terjatuh dari jembatan gantung saat mengendarai sepeda motor.

Insiden itu terjadi pada Rabu (15/9/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Video peristiwa itu bahkan viral di media sosial.

Diketahui, saat kejadian, satu keluarga itu hendak menuju ke rumah kerabatnya yang berada di Kecamatan Lebak Gedong.

Dalam video yang beredar, tampak dua orang sudah berada di sungai persis di bawah jembatan gantung.

BACA JUGA :   25 Unit Damkar Dikerahkan Dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak

Sementara seorang pria terlihat tergantung memegang tali.

Kepala Desa Ciladeun, Yayat Dimyati mengatakan, para korban merupakan warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kejadiannya sekira pukul 09.00 WIB tadi, warga Desa Cileuksa, Sukajaya Bogor. Korbannya ibu dan anak jatuh ke sungai,” katanya saat dihubungi, Rabu.

Dikatakan Yayat, korban bernama Yadin dan istrinya Cucum serta anak mereka berusia 10 tahun berinisial Y.

Yayat menjelaskan, awalnya keluarga itu hendak ke Lebakgedong dari arah Bogor melalui jembatan gantung itu.

BACA JUGA :   25 Unit Damkar Dikerahkan Dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak

Namun, saat melintasi jembatan, ban sepeda motor terpeleset sehingga korban terjatuh.

Awalnya yang jatuh adalah Y, ia terjun ke sungai dari jembatan ketinggian sekira 15 meter.

“Anaknya lebih dulu jatuh ke sungai, disusul ibunya jatuh juga, sementara ayahnya tergantung memegangi papan jembatan,” bebernya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Anak dan ibu berhasil ditolong oleh warga, sedangkan sang ayah ditarik ke atas jembatan.

“Ibu dan anaknya luka di bagian kaki, akibat terbentur batu sungai. Beruntung istri dan anaknya dapat diselamatkan,” kata Yayat.

BACA JUGA :   25 Unit Damkar Dikerahkan Dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak

Yayat mengungkapkan, jembatan gantung itu merupakan akses satu-satunya yang bisa dilalui oleh masyarakat.

Jembatan gantung itu kondisinya masih layak dilintasi karena baru dibangun 2020.

Namun, saat dilalui memang bergoyang, sehingga warga harus berhati-hati.

“Jembatan utama lagi dibangun permanan, jadi hanya bisa lewat jembatan gantung.”

“Jembatannya masih bagus, tapi memang goyang, jadi harus berhati-hati ketika melintas di sana. (*)

Source