Pejabat Setwan Banten Temui Mahasiswa KUMALA, Ini Tujuannya

oleh -30.579 views
Pejabat Banten Datangi mahasiswa KUMALA
Foto: Kasubag Perlengkapan Sekretariat DPRD Banten, Dwi Nopriadi Atma Wijaya
Editor: Sumardi

 GOOGLE NEWS

Banten | Realitas – Kasubag Perlengkapan Sekretariat DPRD Banten, Dwi Nopriadi Atma Wijaya mengaku akan segera menemui mahasiswa KUMALA ke Sekretariatannya di Kota Serang, jumat, (07/10/2022).

Tujuan kedatangannya itu, kata Dwi, yakni guna meluruskan persoalan dirinya dengan mahasiswa KUMALA yang kini tengah menuai sorotan publik.

“Kami sudah bertemu dengan rekan-rekan Kumala. Dalam hal ini kami hanya ingin meluruskan persoalan demi kebaikan semua pihak,” kata Dwi Nopriadi saat dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA :   Samsat Bekasi Kota Akan Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Paca insiden aksi tebar rilis di ruang rapat paripurna dan berujung pengamanan dua mahasiswa, lanjut Dwi, banyak pihak yang diduga sengaja memprovokasi terhadap kedua belah pihak.

“Persoalan kemarin sudah banyak yang menunggangi dan memprovokasi kedua belah pihak. Bahkan ada beberapa kelmpok yang mendorong kedua belah pihak untuk saling lapor,” terangnya.

Selain terhadap mahasiswa KUMALA, terang Dwi, terhadap dirinya pun ada pihak yang mendorong untuk melapor.

Hal itu lantaran beredar foto chat WA seseorang yang diduga dengan sengaja menghasut kedua mahasiswa KUMALA untuk melakukan keributan di ruang rapat paripurna.

“Dan ada juga pihak yang mendorong untuk melaporkan tentang penyampaian pendapat di muka umum yang tanpa melalui izin pihak berwenang, ditambah lagi pada tempat dan waktu yang sakral bagi masyarakat Banten,” ujarnya

BACA JUGA :   Pemerintah Siapkan Apartemen Untuk ASN, TNI, Polri di IKN

Namun demikian, lanjut Dwi, pihaknya tidak akan terhasut ataupun terprovokasi oleh pihak pihak tersebut, melainkan ia memilih untuk duduk bersama dengan para mahasiswa KUMALA

“Jadi sekali lagi, maksud kami bertemu untuk mengclearkan masalah, dan menjaga kondusifitan provinsi Banten yang kita cintai bersama jangan sampai ada pihak yang memprovokasi dan terprovokasi,” pungkasnya. (*)