IKLAN YARA

Damkar Subulussalam Belum Memiliki Lisensi Bersartifikat

oleh -70.489 views
Empat Rumah di Seulimuem Aceh Besar, Dilalap si Jago Merah
Foto ilustrasi
UPDATE CORONA

Subulussalam I Realitas – Masyarakat kota Subulussalam menganggap kinerja petugas Pemadam Kebakaran (DamKar), pada tragedi kebakaran (31/7/2021), lalu.

Yang na’as menghanguskan Sebanyak sepuluh unit rumah, lima terkena dampak, satu diantaranya kantor urusan agama, tidak maksimal.

Banyak masyarakat yang menilai kinerja petugas Damkar itu tidak maksimal, termasuk kepala desa setempat.

Bahkan turut menyoroti fasilitas APD petugas Pemadam Kebakaran.

Menanggapi penilaian masyarakat itu. Awak media ini mengkonfirmasi Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Subulussalam, Adita Karya, via chat WhatsApp, menyampaikan.

“Untuk memaksimalkan kinerja Damkar, harus dulu diketahui dan di pahami, syarat untuk itu,”sampainya, Sabtu, (7/08/21).

BACA JUGA :   Pemuda Aceh Tamiang Tewas Setelah Tabrak Truk Tronton di Jalan Medan-Banda Aceh

Adita juga menjelaskan. yang pertama kita harus didukung dengan sarana dan prasarana, terutama alat-alat dan Sumber daya manusianya.

“Alat pemadam kebakaran dikota subulussalam, terutama mobil itu sebagian adalah hibah dari kabupaten Aceh Singkil ke pemko subulussalam.

dilihat dari kondisi sudah harus di perbaiki secara ekstra lebih, karena mobilnya diperlukan perbaikan secara menyeluruh dari pabrik-pabrik yang berkompenten terhadap kondisi mobil yang perlu di rehab agar pulih kembali,” bebernya.

BACA JUGA :   Terkait Kasus Perjudian Ketua KIP Abdya, YARA Akan Lapor Ke DKPP

Yang kedua, masih kata Adita. Untuk menciptakan Sumber daya manusia anggota pemadam kebakaran, diperlukan upaya-upaya meningkatkan melalui pelatihan-pelatihan bersartifikat, yang berlisensi dari pemerintah yang berkompenten terhadap pelatihan.

“Pelatihan bersartifikat agar anggota pemadam mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional dilapangan,”katanya.

Adita Juga mengatakan secara melihat anggota pemadam kota subulussalam belum satu orangpun yg memiliki lisensi bersartifikat hanya bersifat alami, artinya hanya kepintaran pengalaman dilapangan yang diterapkan.

“untuk itu kami akan mengevaluasi kembali dan akan berupaya terus meningkatkan apa yang menjadi kekurangan agar kinerja pemadam kedepan akan lebih baik,”ujarnya.

BACA JUGA :   YLBH-Iskandar Muda Aceh Berikan Apresiasi Kepada Kapolres Aceh Timur Atas Keberhasilan Gulung Sindikat Narkoba Aceh -Bali

Ditambahkan Adita. ketika dia mengkomfirmasi anggotanya dilapangan, bahwa mobil tersebut tidak ada kendala, cuma anggota tim dilapangan merasa gugup dan bingung kemungkinan melihat situasi dan kondisi dilapangan.

Sehingga pergerakan tim dilapangan menjadi terhambat dan terlambat.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Subulussalam itu juga akan mengevaluasi semua personil pemadam terhadap pengetahuannya tentang pengunaan alat-alat pemadam, dan tata cara operasionalnya

“Menuju keproporsionalisme tim Damkar harus didukung oleh semua pihak,”tutup Adita. (Adi)