Langsa | Realitas – Untuk menghempang virus Covid 19 varian baru yakni Omicron diminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan juga melakukan suntik vaksin.
Demikian penegasan yang disampaikan Kepala Puskesmas (Kapus) Langsa Barat, Ayu Arhtalinta SKM M.Kes, saat memberikan pandangannya dalam rapat yang digelar pihak Kecamatan Langsa Barat, di Aula setempat, Selasa (7/12).
Menurut Ayu, yang harus dipahami masyarakat untuk varian Omicron itu tidak ada gejala seperti batuk, demam dan hilang penciuman.
“Varian Omicron ini sangat beda dengan virus Covid 19 yang saat ini ada, karenanya dibutuhkan kewaspadaan kita bersama,” terang Ayu.
Ditambahkan Ayu, adapun ciri-ciri terpapar Omicron adalah tubuh hanya merasa lemas selama dua hari secara terus menerus dan yang diserangnya adalah di bawah usia 40 tahun.
Hingga saat ini Omicron hanya menyerang di bawah usia 40 dan belum diketemukan kasusnya pada usia diatas 40 tahun.
Kendati demikian, sejauh saat ini varian Omicron terpapar kepada yang belum suntik vaksin atau vaksin pertama juga ada kemungkinan terpapar, karena ya dianjurkan agar terus melakukan vaksin kedua maupun tahap selanjutnya.
“Kalau yang sudah vaksin tahap kedua belum ditemukan kasusnya terpapar virus Omicron,” jelasnya.
Disarankan untuk antisipasi dini sebagai pencegahan Omicron yang pertama tetap menerapkan prokes lalu lengkapi suntik vaksin hingga sesuai dengan tahapnya, tidak cukup hanya sekali saja serta konsumsi vitamin.
“Terapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih, menjaga jarak yang dilanjutkan dengan suntik vaksin sesuai dengan tahapannya,” tutup Ayu.
Editor : Bunga
Sumber : Rapian











