Banda Aceh I Realitas – DPP LSM Repsus meminta agar Polri untuk memperbaiki sistem keamanan kerja bagi petugas di lapangan. Pasalnya, dalam beberapa minggu ini sudah ada dua anggota yang bertugas di lapangan mengalami cedera.
“Pertama, saat anggota Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ditabrak dan dilindas oleh bandar narkoba. Kedua, ketika Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya dikeroyok demonstran,ujar Ketua Umum DPP LSM Repsus, Azhar Budiman, kepada Wartawan Senin (28/11/2021) pagi di Banda Aceh.
Menurut Azhar, sistem keamanan kerja bagi petugas di lapangan sangat penting. Karena, ini menyangkut dengan nyawa personel itu sendiri dan tentunya juga berimbas kepada keluarganya.
“Jika sistem keamanan kerja petugas di lapangan bisa diperbaiki, kejadian-kejadian seperti itu bisa dihindari, sebut Azhar.
Kami ingin semua petugas kepolisian bisa bekerja dengan baik dan selamat dalam melaksanakan tugasnya, tutup Azhar tokoh muda di Aceh.
LSM Repsus mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta seluruh jajarannya untuk tidak bersikap anti-kritik atas masukan dari masyarakat terhadap institusi Polri.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk tidak bersikap anti-kritik atas masukan dari masyarakat. Hal itu disampaikan Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Kapolda dan Kapolres melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10).
Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya.
“Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” kata Sigit. (*)

