Langsa | Realitas – Penurunan Angka Covid 19 Di Langsa Upaya Ikhtiar Umat.
Ketentuan hidup sudah menjadi kondrat dan takdir setiap insan yang ada dimuka bumi ini Terkadang ada hal yang sudah tersirat dan menjadi keputusan sudah diatur oleh sang penciptanya.
Ada kesedihan dan ada kebahagian juga sudah tergariskan sejak dari mengawali sebuah kehidupan yang berawal dari rahim sang ibunda.
Wabah Corona atau yang trend disebut Covid 19 yang merupakan virus asal negeri Cina itu kini menjadi trending dimuka bumi jagat semesta karena kiprahnya yang mampu meluluh lantakan tataran kehidupan baik segi ekonomi masyarakat dunia.
Ditengah gencar-gencarnya memerangi virus Corona dengan berbagai kekuatan yang dikerahkan ada terselip sebuah asa yang menggembirakan yakni disebuah Kota berjuluk Kota dagang dan Jasa yakni Kota Langsa mampu menekan angka Terkomfirmasi positif Covid 19.

Dimana angka Terkomfirmasi positif Covid 19 untuk di Kota Langsa mengalami angka penurunan dari 11 orang pasien sehari sebelumnya, kini menjadi 10 orang pasien.
Berdasarkan update laporan harian Covid 19 di Kota Langsa, Selasa (22/06/2021) berdasarkan sumber dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Langsa menjelaskan dari 10 orang diantaranya 3 pasien masih menjalani perawatan sedangkan 7 lainnya menjalani isolasi mandiri.
Menyikapi hal tersebut Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, M Husin SSos MM, mengatakan kondisi saat ini sudah agak mendingan dari sehari sebelumnya oleh karenanya diminta masyarakat agar terus menerapkan prokes.
Secara rinci Husin, menjelaskan bahwa untuk pasien yang mengalami suspek/PDP ada 11 orang dimana 5 menjalani perawatan dan sisanya 6 orang menjalani isolasi mandiri, kondisi ini sedikit berbeda dengan sehari sebelumnya.
Hal yang menggembirakan ada sekitar 471 selesai pemantauan dan ada warga yang telah selesai isolasi sebanyak 540 orang.
Sedangkan untuk yang meninggal dunia tercatat 34 orang, “Kita berharap tidak ada lagi korban yang meninggal dunia karena wabah asal Cina ini dan karenanya penggunaan masker maupun prokes harus tetap kita jalankan dengan baik,” tegas Husin.
Sejatinya, bagi segenap masyarakat Langsa agar kiranya tetap mematuhi prokes yang telah dianjurkan oleh pemerintah dan kini juga telah dilaksanakan vaksinisasi yang berlangsung di semua Puskesmas maupun layanan kesehatan dalam wilayah Kota Langsa, hendaknya dapat terus dilakukan vaksin guna menghempang laju peredaran Covid 19.
“Jangan pernah lalai akan wabah Corona yang telah meluluh lantakan sendi kehidupan maupun sendi ekonomi, sayangi diri dan keluarga dan terapkan prokes dengan kesadaran diri,” tandasnya.
Kota Langsa dibawah besutan Usman Abdullah yang menjadi Walikota Langsa terus memantau perkembangan kekinian Covid 19 yang kian hari terus melakukan operasi yustisi.
Bahkan pada malam harinya juga satgas PPKM terus menyatroni setiap jengkal usaha warung kopi dan tempat keramaian agar memberhentikan usahnya hingga pukul 22.00 tepat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 saat ini.
“Alhamdulillah saat ini kondisinya sudah menurun angka Terkomfirmasi Covid 19 dan ini merupan bentuk ikhtiar semua pihak,” paparnya.
Kendati demikian, upaya prokes agar terus menjadi acuan secara bersama, dimana penggunaan masker maupun 5M dan 3T agar terus digulirkan agar nantinya masyarakat Kota Langsa bisa kembali pulih dari sakitnya nya yakni sehat kehidupan maupun sehat ekonominya.
Tak pelak institusi Kepolisian dibawah gawean, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK dengan personelnya juga sangat getol melakukan razia prokes dan tak pernah mengendorkan urat nya dalam menghela napas dalam memerangi ‘kasus’ Covid 19 yang belakangan menjadi musuh bebuyutan pasukan Polri itu.
“Kita akan gas terus dan siap menumpas yang namanya Covid 19 yang ada dibumi Kota Jasa dan dagang ini,” tegas Agung.
Hal senada juga turut diutarakan Ulama Kota Langsa, Ustadz Kamarullah atau yang akrab disapa Aboen menyiratkan bahwa kasih sayang Allah kepada umatnya memang selalu tercurahkan, meskipun berbagai cobaan maupun ujian silih berganti.
Selaku umat Nabi Muhammad, diwajibkan untuk terus berupaya dan berikhtiar agar semua kendala maupun cobaan akan dapat dilewati dengan kesabaran.
“Kiranya ujian Covid 19 menjadi iktibar semua pihak dan yakinlah setiap penyakit yang diberikan akan dan penawarnya, dan ikuti anjuran yang telah ditentukan oleh pemerintah, semoga ikhtiar dan upaya kita bersama akan membawa berkah dan hilang Covid 19 dimuka bumi ini,” pungkasnya. (Rapian)


