Rakor Tim Percepatan Stunting, Suriyatno: Ini Tanggungjawab Kita Bersama

oleh -50.579 views
Rakor Tim Percepatan Stunting, Suriyatno Ini Tanggungjawab Kita Bersama
Pemerintah Kota (Pemkot) Langsa melalui DP3AP2KB setempat, menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Bidang Komunikasi Perubahan Perilaku dan Pendampingan Keluarga tahun 2024. (Foto Ist)

Langsa | MEDIAREALITAS – Pemerintah Kota (Pemkot) Langsa melalui DP3AP2KB setempat, menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Bidang Komunikasi Perubahan Perilaku dan Pendampingan Keluarga tahun 2024.

Kegiatan itu dibuka Penjabat (Pj) Wali Kota, Langsa Syaridin, diwakili Asisten I Suriyatno didampingi Kadis DP3AP2KB Amrawati, Rabu 31 Januari 2024.

Turut hadir, Pimpinan OPD, Kepala UPTD Puskesmas, Bidang dan Tim Percepatan Penurunan Stunting.

Suriyatno, Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting, mengucapkan Alhamdulillah, “Kota Langsa merupakan salah satu kota/kabupaten dengan angka stunting terendah di Provinsi Aceh.”

BACA JUGA :   Waduh! Suara Haji Uma Hilang di Tingkat Kecamatan

Dalam hal ini, kata dia, tentunya semakin besar tanggungjawab kita bersama. Karena itu, kita harus mengupayakan lebih baik lagi untuk percepatan penurunan stunting.

Kemudian, terkait hal itu, dia menjelaskan harus ada hal utama kita upayakan, yaitu pemahaman lebih baik agar masyarakat lebih mengetahui apa itu stunting dan betapa bahayanya stunting itu.

Kata dia, kenapa pemberian makanannya harus sampai dengan 90 hari dengan asupan gizi yang sesuai. “Semua ini butuh komunikasi dan penjelasan yang baik.”

Jika perlu, lakukan pendekatan spesifik agar masyarakat tidak hanya paham, namun juga mengubah perilaku masyarakat kita untuk sadar stunting, katanya.

BACA JUGA :   Dugaan Penipuan, Oknum Dokter Diringkus Polres Aceh Timur Di Medan

Dia pun menekankan, dalam hal ini dibutuhkan komitmen, agar dapat ditingkatkan lagi time linenya untuk program kerja tahun 2024 ini.

“Buat rencana kerjanya, target capaian, kapan dilaksanakan, lalu siapa bertanggungjawab dan singkronkan dengan laporan-laporan telah berbasis aplikasi,” tutup Suriyatno.

Penulis: Rahmad
Editor: DEP