Ratusan Rumah Warga Di Aceh Selatan Terendam Lumpur Banjir Bandang

oleh -40.579 views
Ratusan Rumah Warga Di Aceh Selatan Terendam Lumpur Banjir Bandang
Ratusan Rumah Warga Di Aceh Selatan Terendam Lumpur Banjir Bandang. (Foto Ista)

Tapaktuan | MEDIAREALITAS – Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Trumon Raya, Kabupaten Aceh Selatan, Senin 20 November 2023, akibatnya ratusan rumah warga dan infrastruktur mengalami rusak parah.

Penjabat bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, Rabu 22 November 2023 mengatakan saat ini dirinya sudah meninjau langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat langsung kejian banjir tersebut.

“Saya sudah melihat langsung persoalan bencana ini, memang sangat memprihatinkan, dengan rumah habis terkena lumpur akibat banjir bandang ini dan hari ini kami masih berusaha membantu warga untuk membersihkan lumpur bekas banjir dan juga akses jalan yang belum bisa dilewati oleh kenderaan ,” tuturnya.

Selain itu, infrastruktur juga mengalami rusak parah akibat banjir bandang tersebut, namun hingga saat ini pihaknya terus berupaya untuk membantu masyarakat, mengingat curah hujan terus mengguyur Kabupaten Aceh Selatan.

“Berhubung diakhir tahun anggaran, kita akan meminta bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) supaya bisa untuk memperioritaskan membantu infrastruktur yang rusak baik jembatan, tanggul, rumah sekolah dan toko-toko masyarakat yang rusak akibat bencana alam,” ungkapnya.

Dia berharap kepada masyarakat agar bersabar dalam bencana ini, karna pihaknya akan terus mengupayakan dalam membantu memperbaiki kerusakan akibat banjir bandang ini.

BACA JUGA :   Diperiksa Tiga Jam, Terlapor Akui Ancam Wartawan Melalui Telepon

“Kami meminta kepada masyarakat agar bersabar dan kita akan terus bersama dalam menangani bencana ini, hingga aktifitas warga kembali normal seperti semula. Dan juga kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana susulan” pinta Pj.

Ditempat yang sama, Maryani 55 tahun, warga Ladang Rimba kepada wartawan mengatakan sejak sore senin kemaren air terus menerjang dengan arus yang sangat keras, sehingga hampir semua perumahan warga rusak parah.

“Air terus menerjang tempat kediaman kami, sehingga rumah dan kenderaan kami tidak lagi berfungsi, bahkan hampir semua perabotan rumah tangga tidak lagi bisa dipergunakan,” ucap dia.

Kata dia, ada beberapa warga yang masih berada di gunung yang hingga saat ini masih belum kembali ke rumah mereka masing-masing.

“Saya tidak tau nasib saudara-saudara kami yang masih berada di gunung ketika banjir bencana datang, dan hingga saat ini mereka belum kunjung kembali ke rumah mereka,” jelasnya.

Camat Trumon Tengah, Lukman Hakim, saat dikonfirmasi mengatakan terdapat ribuan jiwa dan ratusan rumah khususnya di Landang Rimba yang terdampak akibat banjir bandang ini.

BACA JUGA :   Haji Uma Berikan Pengharagaan Kepada Polisi Meupep Pep

“Untuk di Desa Ladang Rimba sendiri terdapat sekitar lebih kurang 500 rumah dan hampir 5000 jiwa yang terdampak akibat banjir bandang ini, diantaranya terdapat anak-anak dan orang tua,” titahnya.

Dirinya mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pihak pemerintah dan pihak lainnya memngingat kurangnya stok makanan, air bersih dan obat-obatan untuk warga

“Kami berharap sangat kepada pemerintah dan pihak lainnya agar membantu untuk pasokan makan, air bersih dan obat-obatan untuk warga, karna untuk kondisi saat ini kami sangat membutuhkan itu semua,” kata camat.

Dia juga mengatakan, terdapat 22 titik longsor di pegunungan yang mengakibatkan lumpur beserta kayu-kayu besar menghantam perumikman warga.

“Seperti yang kita lihat bersama, terdapat 22 titik longsor di gunung yang mengakibatkan lumpur beserta kayu – kayu besar menghantam perumahan warga hingga rusak parah,” pungkas Lukman Hakim.

Amantan, saat dilokasi terlihat semua warga memberihkan rumah mereka yang dipenuhi lumpur akibat bancana tersebut. Dan sebagian warga berpindah tempat ke rumah sanak saudaranya yang masih bisa dihuni, sekian.

Editor: Rahmad