Banjir Aceh Selatan Tak Kunjung Membaik, Warga Cot Bayu Kekurangan Stok Makanan

oleh -64.579 views
oleh
Banjir Aceh Selatan Tak Kunjung Membaik, Warga Cot Bayu Kekurangan Stok Makanan
Tampak rumah warga Cot Bayu Aceh Selatan teremdan banjir. (Foto : ist)

Tapak Tuan | MEDIAREALITAS – Banjir bandang masih menggenangi pemukiman warga Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan, sejak Jumat 17 November 2023 lalu hingga saat ini tak kunjung membaik.

Hal tersebut disampaikan keuchik Cot Bayu, Faisal, kepada Mediarealitas melalui via Whatsaap, Rabu 22 November 2023.

“Kemaren air sempat surut, namun sejak banjir bandang yang melanda Desa Ladang Rimba pada Senin 20 November kemarin hingga meluas ke pedesaan kami, sehingga air kembali menggenangi desa kami,” katanya.

Kata dia, dirinya sangat berharap pemerintah dan dari pihak lainnya terus memperhatikan masyarakat yang terdampak banjir tersebut, sehingga keadaan kembali normal.

BACA JUGA :  Bea Cukai Langsa Musnahkan Kapal Ilegal Dan Rokok Senilai Rp439 Juta

“Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah dan pihak lainnya terus membantu masyarakat yang terkena banjir bandang ini, sehingga keadaan kembali normal seperti semula,” harap keuchik.

Sementara itu, Herman selaku kepala lorong kepada media ini mengatakan saat ini mereka sangat membutuhkan tambahan speed boat, mengingat selama ini hanya terdapat satu unit untuk mengefakuasi warga.

“Kami sangat membutuhkan tambahan speed boat untuk mengefakuasi warga, mengingat selama ini cuma terdapat satu unit, dan itu sangat memperlambat dalam mengefakuasi warga setempat,” ungkapnya.

Selain itu, dia mengaku masyarakat untuk saat ini dimengungsikan kedaran tinggi yang berlokasi di Desa setempat, dan saat ini stok makanan dan obat-obatan untuk masyarakat sudah mulai menipis.

BACA JUGA :  Kapolres Aceh Singkil Pastikan Kendaraan Operasional Dalam Keadaan Baik Dimusim Kemarau

“Warga untuk saat ini diefakuasi ke dataran tinggi yang berlokasi masih di Desa Cot Bayu, namun untuk saat ini stok makanan dan obat-obatan sudah mulai menipis,” pungkas Herman.

Editor: Rahmad