Pembangunan Mushola Di Kawasan Relokasi Timbang Langsa, Diduga Tidak Rampung Dikerjakan

oleh -703.759 views
Pembangunan Mushola Di Kawasan Relokasi Timbang Langsa, Diduga Tidak Rampung Dikerjakan
Tampak Mushalla di kawasan Perumahan Relokasi Kampung Jawa Belakang Timbang Langsa, Langsa Baro, Kota Langsa Aceh (foto Mediarealitas)

Langsa | MEDIAREALITAS – Pembangunan Mushalla di kawasan Perumahan Relokasi Kampung Jawa Belakang Timbang Langsa, Langsa Baro, Kota Langsa Aceh, diduga tidak rampung dikerjakan.

Amatan Mediarealitas, Minggu 8 Oktober 2023, bangunan mushalla itu sudah berdiri usai dikerjakan sekira satu bulan, namun belum terlihat tanda-tanda tempat ibadah itu difungsikan.

Informasi dihimpun, pekerjaan itu dibangun dengan anggaran Pemerintah Kota Langsa, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Langsa, nilai Rp186.500.000, sumber Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten/Kota (APBK) Tahun 2023.

Di lokasi, terlihat bangunan tertutup dengan tigas sisi batu bata itu, mulai dikerjakan pada 30 Juli, selesai pada 10 Oktober 2023, pelaksana kegiatan CV Sigma Momen Highay.

Salah satu warga, inisial DP, 29 tahun, kepada media ini mengaku kecewa dengan pembangunan mushalla di desanya. Pasalnya, bangunan itu dikerjakan diduga tidak seperti apa dijanjikan.

“Kami sangat kecewa, Mushalla kami harapkan dan kami impiankan, tidak sepenuhnya dibangun. Tempat WC laki-laki dan wanita, serta instalasi pipa wudhu tidak dibangun,” beber DP, nada kecewa mewakili beberapa masyarakat sekitar.

Kata dia, pihak masyarakat sangat berhrap kepada Pemerintah Kota Langsa untuk merampungkan mushalla itu. Sebab, kata DP, penduduk di ujung perumahan relokasi Kampung Jawa Belakang Timbang Langsa, ketika adzan berkumandang, tidak terdengar. Akibat letak Mesjid terlalu jauh, tambah beberapa warga lainnya.

Selain itu, dalam pekerjaan itu, bangunan mushalla tidak ada pintu, dan belum ada peresmian ataupun serah kunci oleh dinas terkait, jelas DP, mengakhiri.

Dinas Terkait Menjawab

Kepala Dinas PUPR Kota Langsa, Muharram, dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengaku belum bisa memberikan komentar apapun.

Kata dia, nanti cek ke bidang dulu ya? Sebab, setiap pekerjaan itu berdasarkan anggaran tersedia, untuk selanjutnya dituang dalam perencanaan. “Nanti saya konfirmasi kembali,” jawabnya, Minggu 8 Oktober 2023.

Terpisah, pihak KPA/PPTK Putra, kepada media ini, mengakui soal tempat WC laki-laki dan wanita serta instalasi pipa wudhu memang tidak termasuk dalam anggaran Rp186.500.000. “Mungkin untuk ke depan akan diusahakan pembangunan itu lagi,” kata dia, Senin 9 Oktober 2023 pagi.

Penulis: Rahmad
Edidor: DEP