Meulaboh | MEDIAREALITAS – Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat Edy Syahputra, melaporkan management keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD CND) Meulaboh ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Saya melaporkan ke KPK karena diduga management keuangan RS setempat, melakukan penyimpangan anggaran pengelolaan,” kata Edy Syahputra kepada sejumlah Wartawan di salah satu warung kopi seputaran kota Meulaboh, Senin 16 Oktober 2023.
Dijelaskan, berdasarkan data temuan GeRAK, terdapat berbagai rincian item pengunaan dana diduga tidak tepat sasaran hingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,6 Miliar.
Rincian item terurai dalam data temuan itu, berbeda-beda jumlah besaran angka nilai anggaran diselewengkan pihak RSUD CND Meulaboh, per item ada yang mencapai ratusan juta rupiah, beber Edy sembari menunjukan surat berlogo Inspektorat, Aceh Barat.
“Apa yang saya sampaikan sesuai dengan data laporan hasil audit khusus Inspektorat Aceh Barat Tahun 2022, terhadap RS tersebut,” jelas dia merincikan.
Berbagai rincian item itu, kata Edy, terdapat enam poin penting anggaran dikucurkan tidak tepat sasaran, pertama, penyelewengan kelebihan pembayaran gaji pejabat pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD CND Meulaboh sejumlah Rp4. 163.651,42.
Ke dua, terdapat pembayaran jasa layanan pegawai instansi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar Rp70.161.691,79., ke tiga, pembayaran insentif kelompok profesional dan kelompok pelayanan administrasi berjumlah Rp1.432.534.975,37.
Selanjutnya, ke empat, pembayaran jasa pelayanan beberapa pegawai di RS tersebut menyalahi ketentuan dengan nilai anggaran Rp40.860.629,00.
Kemudian ke lima, kelebihan pembayaran honorarium dewan pengawas dan sekretaris dewan pengawas, sejumlah Rp8.656.888,19., dan ke enam, sumber dana jasa pelayanan melebihi persentase batas maksimum, sebesar Rp62.851.431,92.
“Jadi itu keselurahannya 1,6 Miliar diduga adanya rasuah. Sebelumnya, kita sudah melaporkan ke KPK pada 13 Juni 2023 lalu, dan kita akan melaporkan kembali setelah melengkapi seluruh data temuan,” ucap Edy.
Editor: Rahmad
Sumber: IGN









