Diduga Pembangunan Kurang Maksimal, RSUD Cibinong Mengalami Banjir

oleh -361.759 views
LSM PENJARA PN Desak APH Usut Dugaan Korupsi Tiga Paket Pekerjaan Gedung Di RSUD Cibinong
foto istimewa

Bogor | Realitas – Bangunan baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Kabupaten Bogor yang menelan anggaran hingga miliaran terus menuai masalah diduga pengerjaan nya asal jadi hingga mengakibatkan kebanjiran di dalam area Rumahsakit.

Pantauan Ketua Lsm Penjara Pn Deddy Setiawan pada tanggal 17 Oktober 2022 melihat jalan menuju ruang inap kebanjiran setinggi mata kaki orang dewasa lokasi banjir depan gedung poneg sejajar dengan gedung WIJAYA Kusuma (WK) RSUD Cibinong.

Akibatnya kondisi lantai menjadi licin dan bisa membahayakan pengunjung, kata Deddy Setiawan kepada Wartawan, Selasa (25/10/2022).

Menurut laporan yang kita terima ada seorang pengungunjung pasien yang hampir jatuh terpeleset ketika melintas di area banjir lintasan menuju ruang rawat inap.

Sementara, Bukti video juga sudah kita terima.

Oleh karena itu Ketua Lsm Penjara Pn Deddy Setiawan melakukan konfirmasi ke Humas RSUD Cibinong melalui Pesan Wa Gumilar (Gege), ia mengatakan Gedung Wijaya Kusuma tidak ada kebocoran sehingga membuat lantai menjadi Licin.

Bukti Video banjir juga sekaligus kita kirim lewat Gumilar (Gege), namun ia menjawab kejadian itu bukan di daerah selasar Wijaya Kusuma dan menurut nya bahwa Kejadian banjir itu.

Namun alasannya karena intensitas curah hujan yang tinggi dari tanggal 17 Oktober, Sekita jam 18.00, yang disertai petir berlangsung cukup lama, kata dia kepada Ketua Lsm Penjara Pn melalui pesan Wa.

Diduga Pembangunan Kurang Maksimal, RSUD Cibinong Mengalami Banjir

“Menurut dugaan Deddy, bahwa selama ada pengerjaan pembangunan gedung di RSUD Cibinong, selalu muncul Hasil Laporan Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Jawa Barat, bahwa di temukam kekurangan volume fisik, salah satu nya untuk LHP BPK RI Perwakilan Jawa Barat RI tahun 2022, salah satunya adalah :

Pembangunan Gedung Rumah Sakit Rujukan Regional, Pembangunan Gedung Hemodialisa dan Rehab Medik dan Penyedia : KSO PS, dengan Nilai Kontrak : Rp. 36.311.000.000,00 dan Kelebihan Bayar atas Kekurangan Volume/Ketidaksesuaian Spesifikasi : Rp. 788.978.181,00

Sementara Pekerjaan Revitalisasi Gedung Rawat Inap Wijaya Kusuma, Penyedia Jasa PT SLS, untuk Nilai Kontrak Rp.14.423.000.000,00, dan Kelebihan Bayar atas Kekurangan Volume Ketidaksesuaian Spesifikasi : Rp.200.973.243,30.

Sedangkan Pembangunan Gedung Rumah Sakit Gedung IGD Ponek Tahap 2 RSUD Cibinong, Penyedia Jasa : PT MS, Nilai Kontrak : Rp. 13.772.000.000,00, serta Kelebihan Bayar atas Kekurangan
Volume Ketidaksesuaian Spesifikasi : Rp. 306.202.930,00.

Lanjut Deddy mengatakan, atas permasalahan diatas, pihaknya akan segera melaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk dilakukan penyelidikan dan sekaligus juga ke DPRD Kabupaten Bogor melalui Komisi IV agar memanggil Pimpinan RSUD, ujarnya. (*)