Banda Aceh | REALITAS – Mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) kembali mengukir prestasi pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Aceh 2026 yang digelar di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, pada 26–29 Juli 2026. Dalam kompetisi seni tingkat provinsi tersebut, kontingen Unsam sukses membawa pulang 10 medali, terdiri atas 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu. Raihan tersebut sekaligus mengantarkan tiga mahasiswa Unsam mewakili Aceh pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).
Tiga medali emas dipersembahkan oleh M. Themas Micho yang meraih Juara I Desain Poster, Renanda Putri sebagai Juara I Penulisan Puisi Putri, dan Ulul Al Zikri sebagai Juara I Pop Putra. Ketiga mahasiswa tersebut akan menjadi wakil Provinsi Aceh pada Peksiminas setelah berhasil menjadi yang terbaik di tingkat daerah.
Selain meraih tiga medali emas, kontingen Unsam juga berhasil membukukan empat medali perak. Prestasi tersebut diraih oleh Erin Nabila Sitepu sebagai Juara II Keroncong Putri, Riyanda Syahputra sebagai Juara II Seriosa Putra, Marlina sebagai Juara II Seriosa Putri, serta M. Hamdan yang meraih Juara II Monolog.
Sementara itu, tiga medali perunggu disumbangkan oleh Irjie Radjasa sebagai Juara III Keroncong Putra, Fachri El Habib Asyhari sebagai Juara III Dangdut Putra, dan tim Vocal Group Unsam yang beranggotakan Febry Diego Gultom, Kinanti, M. Alfi Erta Ridhana, Maria Angel Reminiscere Siagian, Putri Sabilii Awaliyah, Rhasya Setia Wizaya, Romoyoso Tambunan, Sri Ayu Nurmelina Lumbanbatu, Syauqi Shandana, Yani M. Lumban Gaol, Yemima Desi Sinamo, serta Zuster Sp. Tamba.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Universitas Samudra, Dr. Nasruddin, S.T., M.T., mengapresiasi pencapaian para mahasiswa yang dinilai sebagai hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh universitas.
“Mahasiswa Universitas Samudra telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih tiga medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu. Hasil ini membuktikan bahwa mahasiswa Unsam mampu bersaing di tingkat daerah dan melahirkan prestasi di berbagai cabang seni. Pembinaan yang selama ini dilakukan juga telah memberikan hasil yang membanggakan,” ujar Dr. Nasruddin.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut bukan menjadi akhir dari perjuangan. Menurutnya, para juara pertama kini harus mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi Peksiminas sebagai wakil Aceh.
“Masih ada tantangan di tingkat nasional. Kami berharap para mahasiswa dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu kembali mengharumkan nama Universitas Samudra, Provinsi Aceh, dan daerah pada ajang Peksiminas,” katanya.
Keberhasilan pada Peksimida Aceh 2026 semakin mempertegas komitmen Universitas Samudra dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (*)


