IKLAN YARA

Pegawai Tidak Miliki PeduliLindungi Tidak Boleh Masuk Kantor

oleh -37.489 views
Pegawai Tidak Miliki PeduliLindungi Tidak Boleh Masuk Kantor
Sekdakot Langsa, Ir Said Mahdum Majid MM.
UPDATE CORONA

Langsa | Realitas – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Ir Said Mahdum Madjid MM, meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi tidak boleh masuk kantor dan belum suntik vaksin, Senin (8/11/2021).

“Kita telah launching aplikasi bercode PeduliLindungi sejak 1 November 2021 yang lalu dan meminta ASN agar melaksanakan dengan baik,” kata Said.

Adapun tujuan dipasangnya bercode PeduliLindungi yang dipasang di pintu masuk Sekretariat Pemko Langsa dan Gedung DPRK Langsa agar nantinya para ASN yang melaksanakan tugasnya di kantor lebih nyaman dan terjamin akan dirinya yang sudah vaksin.

Dimana PeduliLindungi ini mendeteksi para ASN yang sudah melakukan suntik vaksin dan bila juga ada pegawai yang belum vaksin harus bisa menunjukan surat dari dokter terkait penyakit komorbit yang bersangkutan.

BACA JUGA :   Ayah dan Anak Tewas Dalam Laga Kambing Bus JRG vs Panther PU

“Sesuai data yang sudah kita terima untuk kalangan ASN yang melakukan suntik vaksin sudah mencapai 90 persen sedangkan yang sisanya hanya 10 persen hanyalah yang memiliki penyakit bawaan,” terang Said.

Kendati demikian, bercode ini diterapkan adalah upaya Pemko Langsa dalam memutus mata rantai Covid 19 dan juga selaras dengan program pemerintah menyediakan aplikasi PeduliLindungi diruang publik.

Ditambahkan, Said, bagi masyarakat yang belum memiliki aplikasi PeduliLindungi agar melakukan suntik vaksin, karena sejauh ini pemerintah terus melakukan suntik vaksin diberbagai lini sektor atau gerai yang telah tersedia bahkan ditingkat Gampong juga saat ini lagi terus melakukan suntik vaksin.

“Kami minta kepada warga agar melakukan suntik vaksin selagi disediakan oleh pemerintah apalagi saat ini gratis diberbagai gerai, nanti kalau sudah berbayar masyarakat juga yang sudah, makanya lebih cepat lebih baik untuk suntik vaksin,” imbuh Said.

Selanjutnya, pada jajaran ASN yang belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi ataupun yang belum suntik vaksin belum diberlakukan sanksi, karena terkait penerapan barcode di instansi Pemko Langsa masih tahap ujicoba, meskipun pada akhirnya aplikasi ini menjadi syarat mutlak masuk kantor.

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

“Bagi yang belum suntik vaksin agar melakukan suntik jangan nanti gara-gara tidak suntik vaksin tidak bisa masuk kantor yang berakibat fatal bagi pegawai itu sendiri,”tutur Said.

Hal lain yang menjadi catatan bersama yakni setiap pegawai juga tetap menjalankan 3M, Memakai masker, Mencuci tangan dengan air bersih dan juga Menjaga jarak.

“Meskipun kita sudah divaksin hal yang tidak boleh dikesampingkan yakni protokol kesehatan musti dijalankan secara baik,” tukasnya. (Rapian)