IKLAN YARA

Bupati Aceh Singkil Buka Lokakariya Remaja Dunia Usaha

oleh -50.579 views
Bupati Aceh Singkil Buka Lokakariya Remaja Dunia Usaha
Keterangan foto: Bupati Aceh Singkil Dulmusrid saat membuka Lokakariya Remaja

Aceh Singkil | Realitas – Bupati Aceh Singkil Dulmusrid membuka Lokakariya Remaja sebagai pemangku kepentingan aktif untuk dunia usaha dalam pembangunan daerah, kerja sama Bappeda Aceh Singkil dan Yayasan Aceh Hijau bersama (Unicef), di Gedung Seni Pulo Sarok, Aceh Singkil, Jumat (26/11/2021).

Dulmusrid dalam pidato pembukaan Lokakariya Remaja itu meminta sebagai remaja harus membiasakan tampil berani menyuarakan kebenaran. Belajar mengasah keterampilan sehingga dibutuhkan dunia kerja.

Kepada perusahan, Dulmusrid mengingatkan perusahaan yang ada di Aceh Singkil agar memperhatikan remaja.

BACA JUGA :   Sambut HUT RI ke 77, Puskesmas Simpang Ulim Adakan Aksi Donor Darah

Artinya, ” Perusahaan kalau mencari rezeki, ada untungnya tolong perhatikan juga remaja di sekitar perusahaan,” ujarnya.

Molina Sari Menager Yayasan Aceh Hijau Lingkar Remaja Aceh meyebutkan, Lokakarya yang sedang berlasung ini merupakan kegiatan akhir bagian dari kegiatan lingkar remaja.

Sebelum Lokakariya ini, sudah memulai kegiatan lingkar raja sudah dimulai di bulan Oktober yang lalu yaitu, penguatan kapasitas remaja melalui kegiatan rutin.

” Kita memiliki wawasan Gig memang langsung dari Unicef kita gunakan sebagai panduan untuk melakukan kegiatan bersama semacam pelatihan para peserta lingkar remaja “, Ujar Molina.

Untuk lingkar remaja itu sendiri ada lima desa yaitu, Desa Mukti Jaya. Desa Sukarejo, Desa Telaga bakti, Desa Pulo Sarok dan Desa Pemuka. Lima desa tersebut rekomendasi Bupati merupakan Desa Ramah Anan (DRA).

Kemudian setelah kegiatan ini berlangsung beberapa bulan kemudian kita melakukan pendekatan.

Khusus Aceh Singkil dilakukan ada integrasi dengan peningkatan kapasitas remaja untuk memangku kepentingan dalam dunia usaha.

BACA JUGA :   Fakta Janja Aceh Timur Open BO Bersama Lima Pria

Karna sebagaimana kita ketahui disinhkil itu pasti berdampingan langsung dengan perusahaan perkebunan Sawit, sedangkan dua kabupaten lain Sabang dan Banda Aceh fokus pada remaja saja.

Yayasan Aceh Hijau Lingkar Remaja Aceh berharap, dari kegiatan lokakariya ini agar adek-adek remaja memiliki wawasan lebih terhadap tentang bagaimana cara mengakses investasi sosial dari perusahaan yang ada, sehingga mereka tahu apa menjadi kebutuhan, dan perusahaan juga bisa mesinkoronisasi dengan pembangunan ana remaja harapnya. (Rostani)