IKLAN YARA

YARA Minta Walikota Ganti Kepala BPBD Kota Subulussalam

oleh -81.489 views
YARA Minta Walikota Ganti Kepala BPBD Kota Subulussalam
UPDATE CORONA

Subulussalam I Realitas – Edi Sahputra Bako, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Perwakilan Kota Subulussalam. meminta Pemerintah Kota Subulussalam segera mengevaluasi kinerja pemadam kebakaran, serta mengganti kepala BPBD kota Subulussalam.

Edi Sahputra Bako yang kerap di panggil ogek Edi itu meminta walikota segera mengevaluasi kinerja pemadam kebakaran, serta ia juga meminta segera mengganti kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Subulussalam. Rabu, (11/08/21).

“Dalam hal ini diminta Walikota Subulussalam untuk mengganti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam dan mengevaluasi serta pembenahan secara menyeluruh kinerja ditubuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam,”sampainya.

Masih kata ogek Edi. Kepala BPBD Kota Subulussalam seharusnya bertanggungjawab atas lemahnya kinerja Pemadam kebakaran dalam hal menangani musibah kebakaran yang menimpa warga kampong Subulussalam Selatan, pada
(31/7/2021), lalu. Yang Na’as menghanguskan Sebanyak sepuluh unit rumah, lima terkena dampak, satu diantaranya kantor urusan agama.

BACA JUGA :   Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove

“saat kejadian musibah kebakaran itu kita melihat secara langsung betapa lambatnya pihak pemadam kebakaran datang ke lokasi, ketika sampai dilokasi kita juga sedikit geram karena melihat mobil pemadam dalam kondisi rusak,”katanya.

Ogek Edi juga membeberkan seperti alat pompa airnya yang tidak berfungsi dengan baik.

“kita melihat mobil pemadam minim petugasnya, hanya supir dan satu rekannya dimobil, mungkin karena tidak ada pakaian khusus petugas pemadam sehingga kita tidak mengetahui keberadaan mereka dilokasi, atau bisa saja mungkin karena takut diteriaki warga,”beber Edi.

Ogek Edi juga merasa sangat miris dan kasihan melihat petugas pemadam kebakaran (Damkar), tersebut yang berisiko akan diamuk massa.

Masih dengan ogek Edi padahal mereka tidak bersalah dalam hal ini, bahkan mereka bekerja tampa alat pelindung diri tentu resikonya sangat berbahaya bagi keselamatannya.

“Terlebih mirisnya lagi dilokasi kita juga melihat ada mobil pemadam yang didorong oleh warga karena rusak,”cetus ogek Edi.

Ketua YARA Perwakilan kota Subulussalam itu juga menambahkan. Atas kejadian ini, perlu tindakan serius dari Pemerintah Kota Subulussalam, ini bicara kemanusiaan dan kepentingan orang banyak.

“cukuplah kejadian musibah ini menjadi bahan kita untuk memulai pembenahan, perlu ada perbaikan mobil pemadam agar betul-betul bisa digunakan, pelatihan bagi petugas pemadam agar mereka mahir dalam bekerja, peralatan pelindung diri bagi petugas pemadam agar mereka bisa aman dalam bekerja, gaji petugas pemadam yang layak, tempat stok air terdekat untuk pengisian air,”tambahnya.

BACA JUGA :   Hadiri Peletakan Batu Pertama Islamic Center PERSIS, Kapolri Yakin Hasilkan SDM Berkualitas

Edi juga mengharapkan agar cepat penanganan pemadam kebakaran kiranya nomor kontak center yang khusus dan aktif selalu untuk tempat pengaduan warga dalam hal musibah kebakaran.

Sebelumnya Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Subulussalam, Adita Karya mengatakan kepada awak media ini, Sabtu, (7/08/21), lalu. akan segera mengevaluasi semua personil pemadam terhadap pengetahuannya tentang pengunaan alat-alat pemadam, dan tata cara operasionalnya

“Menuju keproporsionalisme tim Damkar harus didukung oleh semua pihak,”di pangkas dari pemberitaan sebelumnya. (Adi)