IKLAN YARA

Cantik, Aceh Tamiang Punya Gua Karst Terpanjang di Pulau Sumatra

oleh -65.489 views
Cantik, Aceh Tamiang Punya Gua Karst Terpanjang di Pulau Sumatra
Gua karst di Aceh Tamiang (Foto: Antara)
UPDATE CORONA

Aceh Tamiang I Realitas – Cantik, Aceh Tamiang Punya Gua Karst Terpanjang di Pulau Sumatra, bahkan menurut Lembaga swadaya masyarakat Kawasan Ekosistem Mangrove Pantai Timur Aceh (Kempra), gua karst di Aceh Tamiang merupakan yang terpanjang di Pulau Sumatra.

“Dari penelitian kami, gua karst Aceh Tamiang sepanjang 1.140 meter. Dan ini terpanjang di Pulau Sumatra,” kata Manajer Riset Kempra Andi Nur Muhammad seperti dilansir Antara di Aceh Tamiang, Minggu (1/8/2021).

Dia mengemukakan, gua tersebut berada di Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu dan masuk dalam kawasan konservasi ekosistem karst.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Langsa Bantu Pemerintah Sukseskan Vaksinasi

Gua tersebut, masih kata Andi, dinamakan masyarakat setempat, Goa Kubin atau Goa Sarang Burung karena di dalamnya banyak ditemukan sarang walet.

Dia memperkirakan, gua karst tersebut terbentuk jutaan tahun silam. Sebab, pembentukan gua karst itu hasil proses batuan terlarut.

Selain di Kaloy, karst atau bebatuan kapur juga ada ditemukan di tempat lain di Aceh Tamiang, tetapi bukan gua, melainkan bentang alam.

BACA JUGA :   Ketua YLBHIMA Aceh Barat dan LSM FOMA Meminta Kapolda Aceh Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa

Sehingga menurutnya, bisa menjadi objek penelitian terkait sebaran karst di Kabupaten Aceh Tamiang.

Lantaran itu, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk mengajukan karst tersebut ke Badan Geologi untuk ditetapkan sebagai kawasan lindung geologi.

“Dengan demikian, gua dan bentangan alam karst di Kabupaten Aceh Tamiang bisa menjadi laboratorium penelitian dan kepurbaan serta berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem dan cadangan air tanah,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kempra Izuddin Idris mengatakan pemkab setempat merencanakan kawasan bentang alam karst tersebut menjadi kawasan cagar alam geologi.

BACA JUGA :   Ratusan Siswa SMKN Almubarkeya Jalani Vaksinasi Massal

Langkah tersebut dituangkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Tamiang 2012-2032 yang telah ditetapkan dalam qanun atau peraturan daerah.

“Luas bentangan karst tersebut mencapai 37 ribu hektare lebih. Bentang alam karst tersebut merupakan potensi wisata minat khusus dan mitigasi bencana. Karena itu, kami mengharapkan kawasan karst tersebut ditetapkan sebagai kawasan lindung geologi,” katanya. (*)

Sumber : ant