IKLAN YARA

BPBA Akan Bantu Material Untuk Pembangunan Dampak Kebakaran

oleh -48.489 views
BPBA Akan Bantu Material Untuk Pembangunan Dampak Kebakaran
UPDATE CORONA

Subulussalam I Realitas – Keluarga Besar H. Merah Sakti SH, memberikan bantuan terhadap korban kebakaran di didesa Subulussalam selatan, kecamatan Simpang kiri, kota Subulussalam, Aceh. Kebakaran yang terjadi pada, (31/7/2021), lalu. Na’as menghanguskan Sebanyak sepuluh unit rumah, lima terkena dampak, satu diantaranya kantor urusan agama.

Hj. Sartina, NA SE, M.Si, anggota DPRA, Dapil Sembilan, didampingi suami tercinta H. Merah Sakti SH, bersama kerabat, menyampaika bantuan berupa sembako, Dan di terima langsung oleh korban kebakaran, di wakilkan kepala desa Subulussalam Selatan, M Amrin LB. Jumat, (6/08/21).

Dalam penyerahan bantuan berupa sembako itu Hj. Sartina, NA SE, M.Si, menyampaikan. Kami sekeluarga meminta maaf dengan terlambatnya kedatangan kamu, tapi inilah bukti kepedulian dari keluarga kami.

“Saya telah menelpon langsung Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), menunggu surat-surat atau administrasinya yang belum selesai, Alhamdulillah saat saya konfirmasi kemaren mereka akan membantu secara material, insyaallah material itu akan segera datang,” sampai Hj. Sartina, NA SE, M.Si,

BACA JUGA :   CPO Cemari Jalan Negara Lintas Subulussalam-Aceh Selatan

Hj. Sartina, NA SE, M.Si, anggota DPRA, Dapil Sembilan itu menambahkan agar keluarga korban kebakaran di berikan kesabaran.

“sebenarnya ini sangat sakit bagi kami pribadi, karena kami pribadi sudah pernah merasakan, waktu terjadi kemalangan kebakaran di rumah mertua kami. semoga Allah memberikan kesabaran kepada kita untuk menghadapi musibah yang diberikan-nya kepada kita ini,”ujar Hj. Sartina, NA SE, M.Si, dikutip pada saat penyampaiannya di posko kebakaran subulussalam selatan.

mewakili keluarga korban kebakaran,M Amrin LB Kades Subulussalam Selatan, mengungkapka rasa terimakasih atas kepedulian keluarga H. Merah Sakti SH, kepada korban kebakaran.

“Terimakasih atas kepedulian ibu DPRA dapil sembilan, Hj. Sartina, NA SE, M.Si telah memperdulikan keluarga kita yang terkena musibah kebakaran,”ujarnya.

Kades itu juga sangat berharap atas yang diusulkan oleh anggota DPRA dapil sembilan, Hj. Sartina, NA SE, M.Si tersebut.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Kunjungi Dayah di Atim, Minta Ulama Dukung Tugas Polri dan Vaksinasi

“Kami sangat mengharapkan agr kiranya dapat terkabul, dan masyarakat kami dapat sedikit terbantu, Kita sangat mengharapkan Rumah Layak Huni, tapi dengan kepedulian ibu tadi kami mengucapkan terima kasih yang telah meminta bantuan langsung ke BPBA,”kata kades

Sementara masih kata kades dana desanya tidak bisa di alokasikan untuk membantu warganya yang terkena musibah, dikarenakan sebelum terjadinya kebakaran dananya terpakai saat perlombaan tingkat provinsi maka dana tersebut tidak bisa di pergunakan.

Masih Kata Kades, pemerintah kota Subulussalam saat ini sedang membangun Rmah Layak Huni Sementara. istilahnya rumah sementara berukuran 5 x 6, tanpa memakai pondasi, satu kamar, berdindinkan seng, beserta atap, dan plafon. Informasi yang di ketahuinya dari pemerintah kota Subulussalam.

Kades subulussalam selatan itu juga membeberkan. Bantuan Untuk korban kebakaran ada dari Baitul mal, instansi pemerintah, organisasi-organisasi kemasyarakatan, dan dari masyarakat yang diterima di posko ini sebanyak 54 yang memberikan bantuan kepada kami baik berupa sembako, maupun berupa uang dan sudah dua kali tersalurkan.

BACA JUGA :   8 Penjual Dan Pembeli Chip Domino di Langsa Kembali Ditangkap Polisi

Inilah sedang berdiri sekarang dikerjakan memang atas berkat kerja sama kami antara pemerintah kota dengan kami sebagai kepala desa emang ini sudah dipuji orang juga dibilangnya ini termasuk cepat dibandingkan daripada korban-korban yang lain

Di akhir katanya kepala desa Subulussalam itu menyampaikan kekecewaannya atas kinerja pemadam kebakaran yang tidak maksimal, hingga menghanguskan 10 rumah, dan 5 terkena imbasnya.

“saya selaku kepala desa maupun masyarakat menilai bahwa mobil pemadam itu tidak beroperasi bagaimana semestinya. seharusnya pemerintah kota harus lebih peduli dengan pemadam. fasilitasi seperti anggota-anggotanya pakai baju seragam tahan panas, ini saya lihat dan saya perhatikan cara memasang selang air itu pun tidak profesional. Mungkin alatnya yang rusak nggak tahu saya,”tutup kades. (Adi)