Polisi Tangkap Tujuh Mujikari Layanan Seks Dibawah Umur di Sulsel

oleh -70.489 views
ilustrasi

IDUL FITRI

Makassar I Realitas – Tujuh muncikari yang menawarkan jasa layanan seks anak di bawah umur melalui media sosial di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi.

Mereka dibekuk setelah warga dan keluarga dari salah seorang gadis berusia 15 tahun yang hendak dijual pelaku kepada pria hidung belang menggagalkan aksinya di sebuah hotel.

“Anggota mendatangi TKP keributan yang berlokasi di Jalan Cendrawasih di mana saat berada di lokasi adanya masyarakat yang diamankan oleh warga yang terkait dengan prostitusi online.

BACA JUGA :   Kadiv Humas Polri: Virtual Police untuk Edukasi Masyarakat dan Beri Peringatan Potensi Tindak Pidana

Kemudian tersangka ada sebanyak 7 orang yang mana 4 laki-laki dan 3 perempuan dan satu korban,” kata Katim Penikam Polrestabes Makassar, Iptu Arif muda, Rabu (3/2/2021).

Saat berada di TKP, keluarga korban sempat mengamuk dan berusaha main hakim sendiri. Namun aksi itu dapat digagalkan tim Penikam Polrestabes Makassar dan Polsek Mariso yang mendatangi lokasi, hingga ketujuh pelaku beserta korban langsung dievakuasi ke Mapolsek Mariso untuk diperiksa pada Rabu (3/2) dini hari.

BACA JUGA :   Satgas Yonif 312/KH Adakan Pelayanan Kesehatan Keliling Di Kampung Ungalom

Berdasarkan keterangan awal, korban rencananya akan ditawarkan kepada pria hidung belang melalui jejaring media sosial. Untuk sekali kencan, korban akan diberi upah sebesar jutaan rupiah.

“Yang mana korban tersebut diiming-imingi untuk dibayar atau dijanjikan uang sebanyak jutaan rupiah,” tutur Arif.

Sementara itu, perkenalan antara korban dan para muncikari itu lantaran dirinya berteman dengan salah satu pelaku.

Kemudian pelaku melakukan aksinya dengan meminta rekannya yang wanita membujuk dan menipu korban untuk mau diajak ke hotel.

BACA JUGA :   Babinsa Sertu Karnovi Himbau Masyarakat Tetap Memakai Masker

“Keterangan awal dari korban bahwa mereka korban prostitusi online. Jadi pelaku adalah teman dan wanita-wanita yang melakukan pendekatan kepada korban,” jelas Arif.

Selain membekuk tujuh muncikari itu, polisi turut menyita kendaraan serta ponsel yang berisi percakapan dan penawaran pelaku kepada pria belang di media sosial.

“Kami sita kendaraan, handphone, terus ada percakapan baik dari pelaku maupun korban tersebut,” kata Arif. (*)

Sumber:(Dtc)

UPDATE CORONA