Sinergi Regulator Dan Pelaku Usaha: Akselerator Kredit di Masa Pandemi

oleh -73.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Konstraksi ekonomi yang terjadi sepanjang tahun 2020 akibat pandemi covid 19, menyisakan tantangan yang cukup kompleks ketika Indonesia mengawali tahun 2021 dengan sejumlah target ekonomi yang cukup tinggi, Jakarta, 2 Februari 2021

Pemulihan ekonomi memerlukan langkah komprehensif dari semua stakeholder regulator untuk mendesain kebijakan dengan arah dan orientasi yang sama: kebijakan fiskal, kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial dan mikroprudensial. Serta keterlibatan para leading sector di lapangan, yaitu para pengusaha.

Salah satu target ekonomi yang cukup tinggi, yaitu pertumbuhan kredit. Karena likuiditas kredit yang mengalir ini, diharapkan akan menjadi “oli”nya pergerakan ekonomi.

BACA JUGA :   LIRA Sebut HMI Jangan Pernah Mau Jadi Alat Untuk Melindungi Kekuasaan

Semakin banyak likuiditas yang mengalir di masyarakat, akan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi yang selanjutnya akan terjadi. Angka 7,5% pertumbuhan kredit menjadi angka yang sangat menantang untuk bisa dieksekusi.

Karena sisi yang lain, regulator harus mendesain dan mengawal mikroprudensial agar perbankan tetap sehat, mengalir kredit yang produktif, hati-hati dan memberikan daya ungkit yang maksimal di masyarakat.

BACA JUGA :   Gerebek Rumah Pengedar Narkoba, Polisi Sita 39 Paket Sabu-sabu

Kompleksitas kondisi ini bisa terselesaikan dengan baik, ketika terjadi sinergi antara regulator dan dunia usaha.

Sejalan dengan spirit Pemulihan Ekonomi Nasional yang dicanangkan oleh Pak Presiden, Hipmi melakukan diskusi dan audiensi dengan OJK untuk bersinergi dan mendorong agar kredit terus tumbuh di masyarakat, di sektor-sektor strategis dan mempunyai daya ungkit optimal terhadap masyarakat luas.

Hipmi akan fokus mendorong sektor UKM, agro dan maritim dengan sistem clustering business, membantu mitigasi risiko dan membangun ekosistem dari hulu sampai hilir.

BACA JUGA :   Bermasalah Dengan Bupati, Teuku Candra Kirana Divonis 1 Tahun Penjara

OJK akan mengawal dan memberikan pengawasan terbaik agar ekosistem bisnis dan ekosistem keuangannya berjalan dan tetap prudent.

Sinergi antara OJK sebagai regulator dan Hipmi sebagai pelaku usaha ini diharapkan bisa menjadi akselerator kredit di masa pandemi, dengan mengoptimalkan fungsi mikroprudensial dan di sisi lain bisa terjadi percepatan di lapangan.

Tujuan akhir bersamanya adalah untuk memberikan daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi di masa pandemi. (Rifan)

UPDATE CORONA