Miliki MRI 3 Tesla, RSUD Cibinong Semakin Percaya Diri

oleh -147.489 views
Miliki

IDUL FITRI

REALITAS – Miliki MRI 3 Tesla, RSUD Cibinong Semakin Percaya Diri.

Dalam menegakan suatu diagnosa termasuk penanganan beberapa kasus di lapangan, seorang dokter tidak serta merta mengambil keputusan sendiri dan bersikap sembarangan.

Tetapi didalamnya membutuhkan analisa dan pemeriksaan penunjang medis, salah satunya adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI), yaitu teknik diagnostik medis yang menghasilkan gambaran untuk memeriksa dan mendeteksi kelainan di dalam tubuh dengan menggunakan medan magnet dan gelombang radio frekuensi.

Dengan hasil MRI berupa gambaran potongan tubuh, dokter dapat melihat apa yang terjadi di dalam tubuh pasien. Secara umum, MRI digunakan untuk mendeteksi kelainan pada neurovaskular dan cardiac yang biasanya bertalian dengan penyakit stroke, jantung, hingga kanker.

BACA JUGA :   Korban Pembunuhan di Jalan Raya Cilebut Dimakamkan

Cara kerja MRI berbeda dengan CT Scan, MRI tidak memindai dengan radiasi, melainkan magnet yang cukup kuat sehingga lebih aman bagi pasien.

Pada umumnya MRI yang di gunakan di Indonesia berkapasitas 1,5 Tesla (satuan dari intensitas magnet). Semakin besar tesla atau intensitas magnet tersebut, semakin baik pencitraan yang dihasilkan.

Artinya, dengan hasil yang maskimal akan semakin membantu dokter dalam mendiagnosis seorang pasien secara dini. Dengan demikian, peluang pasien untuk terhindar dari penyakit ganas atau sembuh lebih cepat akan semakin besar.

Mengingat begitu pentingnya pendiagnosisan yang tepat dan akurat tersebut, RSUD Cibinong  terus membuat terobosan baru dengan menghadirkan unit MRI 3 Tesla. Dr. Wahyu Eko Widiharso, Sp.OT, MARS selaku direktur RSUD Cibinong menuturkan, dengan hadirnya unit MRI tersebut, dirinya semakin percaya diri dalam menaikan performa Rumah Sakit dan menempatkan RSUD Cibinong menjadi Rumah Sakit Umum Daerah pertama di wilayah Bogor yang menggunakan teknologi kesehatan mutakhir tersebut.

BACA JUGA :   Kapolda Metro Jaya Minta Maaf Atas Penembakan TNI AD dan Warga di Cengkareng yang Melibatkan Bawahannya

“Dengan resolusi gambar yang tinggi dan pencitraan yang detail, dokter dapat lebih mudah menentukan bagian-bagian mana yang harus dilakukan tindakan operasi,” ujar dokter Wahyu Eko.

Selain itu, dokter juga dapat mengetahui sejauh mana intensitas penyakit telah menyerang tubuh pasien, apakah sudah akut, subakut, atau kronik.

Tumor, misalnya, dapat dideteksi apakah jenisnya jinak, ganas, atau bahkan hingga tahap inflamasi. Tidak seperti MRI 1,5 Tesla, alat non-invasif ini sangat efektif untuk mendeteksi kelainan pada otot jantung, janin ibu hamil, dan pembuluh darah.

BACA JUGA :   Irwasda Polda Aceh Raih Penghargaan Inovasi eDUMAS

“Medan magnetnya yang sangat besar mampu menghasilkan sinyal yang cukup kuat untuk mendeteksi organ yang bergerak. Jadi pasien tak perlu menahan napas saat pemindaian,” tandasnya.

Dokter Wahyu Eko berharap, dengan adanya unit MRI 3 Tesla ini selain akan menghadirkan rasa nyaman bagi pasien, semoga dapat membantu dokter dalam menegakan diagnosa dengan waktu yang lebih singkat, sehingga waktu tunggu pasien di rumah sakit tidak terlalu lama.

Disinggung siapa saja yang berhak mendapatkan layanan pemeriksaan MRI tersebut, dokter wahyu menjelaskan bahwa fasilitas layanan MRI ini dapat dinikmati oleh pasien tunai maupun non tunai. (Deddy karim)

UPDATE CORONA