Langsa | REALITAS – Selama ini banyak pihak sudah tercium adanya aroma kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pemko Langsa, kita mintak semua kasus ini harus di tuntaskan karena sudah lama tercium yang diduga pelaku seakan kebal hukum di Langsa Provinsi Aceh.
“Kita Angkat Bicara Terkait Persoalan yang dedang diangat terjadi di Langsa,” ujar Wahyu Ramadana Koordinator Aliansi Elemen Sipil Menggugat (AESM) kepada sejumlah Wartawan di Langsa Jumat, 16 agustus 2024.
“Dalam hal dugaan korupsi kita ikut angkat bicara terkait persoalan yang sedang hangat terjadi di kota Langsa perihal adanya prilaku indikasi korupsi yang terjadi di beberap dinas dan kepala instansi yang ada di wilayah PEMKO Langsa,” ujar Wahyu,
“Tentu ini menjadi rapor merah untuk Kota Langsa atas indikasi tersebut, oleh karena itu Wahyu Ramadana mendesak pihak APH untuk serius menangani hal tersebut dan harus benar-benar transparan dalam proses penegakan hukum yang dilakukan, jangan sampai ada yang lolos dari kasus dugaan korupsi oleh sejumlah pejabat di Pemko Langsa” sebut Wahyu.
Lebih lanjut dikatakan nya oleh Wahyu Ramadana, “jika memang indikasi korupsi ini masuk ke tahap berikutnya maka ini merupakan penghianatan terhadap masyarakat kota Langsa oleh karena nya saya menyatakan siap untuk ikut hadir dalam mengawal persoalan ini hingga tuntas dan juga saya beserta kawan-kawan lainnya juga siap untuk kembali turun ke jalan sebagai upaya control sosial yang kita lakukan.”
“Terlepas dari itu semua saya rasa PJ Walikota Langsa harus menyikapi ini dengan serius dan harus mengambil tindakan tegas kepada para kepala dinas juga kepala instansi yang terindikasi melakukan korupsi walaupun PJ Walikota Langsa terpilih bukan dari hasil proses pemilihan dari masyarakat akan tetapi ini merupakan kerja dan tanggung jawabnya untuk dapat menertibkan dan merapikan jajarannya agar bersih dari kolusi,” sebut Wahyu.
“Kita terus pantau sejumlah pejabat yang sedang di periksa oleh penegak hukum kalau mereka lolos nanti kita suratin kejagung, Kapolri, dan juga komisi III DPR RI,” tutup Wahyu.(Ai)











