Nagan Raya | Realitas – Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham SE, resmikan penggunaan Masjid Agung Baitul A’la atau Masjid Giok di Komplek Perkantoran Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya, Jum,at 16/9/2022.
Masjid Giok yang berukuran 75 meter x 47,5 meter dibangun diatas lahan seluas tiga hektar di Komplek Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya. Terdiri dari dua lantai untuk shalat, satu lantai basement untuk tempat wudhu’ dan parkir. Kapasitas Masjid Giok bisa menampung 5600 jama’ah
Peresmian diawali dengan prosesi peusijuk (tepung tawar), pengguntingan pita dan penandatanganan batu prasasti.
Usai diresmikan, Masjid Agung Baitul A’la langsung digunakan untuk pelaksanaan Shalat Jum’at perdana, mengawali difungsikan masjid sebagai rumah ibadah dan untuk berbagai aktifitas keagamaan lainnya.
Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham SE, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada tamu undangan dan warga masyarakat yang memadati halaman masjid menyaksikan acara tersebut.
“Selamat datang di Masjid Giok, sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah berkenan memenuhi undangan kami,” kata Bupati Jamin Idham.
Menurut Bupati, selama 12 tahun membangun Masjid Giok banyak hal yang menjadi kendala, mulai persoalan lahan, minimnya anggaran dan sebagainya. Namun, semua tantangan itu dapat diatasi sehingga pembangunannya dapat diselesaikan dengan baik.
Bupati Nagan Raya berharap, kepada pemimpin Nagan Raya kedepan hendaknya dapat melanjutkan pembangunan Masjid Giok hingga selesai sempurna, sebagai ikon Nagan Raya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Nagan Raya, Ir H Ardimartha, selaku ketua panitia pelaksana peresmian masjid, Menjelaskan acara diawali dengan prosesi peusijuk, dilanjutkan pengguntingan pita serta penandatanganan batu prasasti oleh Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham. Acara diakhiri dengan tausiyah Islamiyah yang disampaikan Dr. Tgk. H. Syahminan, SAg.,MAg dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh.
“Selain itu, pada hari ini juga akan dilaksanakan Shalat Jum’at perdana dengan tatalaksana yang telah dipersiapkan, mengawali penggunaan Masjid Agung Baitul A’la sebagai rumah ibadah, disamping untuk berbagai kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Sekda. (*)


