Langsa I Realitas – Era digitalisasi sekarang ini, informasi atau pesan itu sudah berubah wujud menjadi komodity berharga yang bisa dibisniskan.
Siapa saja yang menguasai informasi yang sedang berkembang dan bergulir, maka akan mengalami kemajuan bermakna baginya, ujar Adnan NS Senator Indonesia Perdana kepada Wartawan Selasa 6 April 2021 di Kota Langsa.
Era kini, seseorang ditawarkan untuk ikut seminar saja harus membayar terlebih dahulu secara online baru diproses registrasi.
Begitu juga untuk memperoleh informasi tertentu di laman terentu langsung diportal, jika belum melakukan pra bayar via kartu kredit atau telephone banking.
Para Jurnalisme warga sekarang ini boleh sedikit berlagak “jual mahal” jika sudah memperoleh informasi/berita eksklusif tententu yang layak tayang. Tak heran, mereka bernegoisasi harga terlebih dahulu dengan kalangan media pers/online untuk menjual paket informasi pubkik yang didapatkan secara pra bayar.
Mereka bersikap layaknya praktik wartawan freeline tempo doeloe secara pasca bayar.Bedanya si freeline mengirim berita untuk beberapa media yang sudah disepakati secara sekaligus.
Dalam memberikan penguatan sisi pandangnya untuk jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Dia menekankan: Para Pejabat Pembuat Informasi dan Dokumentasi(PPID), harus peka memantau dan cepat tanggap mengalisis setiap informasi berkembang di sekitarnya.
Setiap Staff dan karyawan PPID di lingkup dinas Kominfo, katanya, tidak boleh mengenal “rumus” tidak tahu.
Belum tahu, apalagi yang namanya tidak mau tahu(unknew and uncare) terhadap situasional dan perkembangan informasi bergulir di daerah tugasnya.
Di Era globalisasi dan digilitalasi serta era netizen jurnalism ini, PPID bersetempel Kominfo jangan sampai kalah cepat dengan “PPID” swastanisasi dalam merancang pembentukan opini publik.
sekarang ini, informasi berkembang dan melaju bak gelombang halilintar di ruang angkasa
Boleh disebutkan kata mantan Ketua PWI Aceh ini, dunia kini satu sama lain sudah tanpa sekat lagi.
Apa saja yang terjadi di belahan kutup di sana, langsung menyebar di jagad kutup selatan sana.
Sama halnya dalam segi perancang pembangunan, tanpa menguasai informasi, maka akan ketinggalan zaman.
Komunikator Pemko
Menurut mantan Pengurus PWI Pusat ini, dilihat secara institusi, Kominfo ini merupakan komunikator tunggal yang menghandle arus informasi publik di Pemko Langsa.
Sebagai lembaga komunikator(juru bicara) tunggal ke depan, tentunya tidak boleh membiarkan melekul informasi itu bergulir dan memblounder menjadi bola liar. Sebagamana filosofi bola liar, tentu sulit dikendali dan lari ke mana-mana serta menjadi milik publik lainnya.
Dalam pembekalan non stop selama tiga jam secara dialogis itu, mantan Ketua Pansus Ambalat dan Perbatasan Negara DPD RI ini, menguraikan secara detail tentang Tugas dan Fungsi (Tupoksi) PPID dalam konteks proses lazimnya keberlangsungan suatu kumunikasi. (yd/red)

