Demonstrasi Mahasiswa IAIN Langsa Desak Kementerian Copot Rektor Dan Dekan FUAD, Dianggap Tidak Becus Urus Kampus 

oleh -309.759 views

Langsa | REALITAS – Aksi demonstrasi gabungan mahasiswa IAIN Langsa hari ini kembali bergemuruh dengan tuntutan tegas, Mendesak Kementerian Agama RI untuk mencopot Rektor Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA dan Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Dr. Mawardi Siregar, MA yang dianggap arogan dan tidak profesional dalam mengelola fakultas.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah arogansi Dekan dalam proses revisi anggaran Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) dan ancaman terhadap nilai mahasiswa.

Rektor yang selama ini jarang berada di Kampus banyak Dinas luar sehingga tidak dapat mengurus kampus dengan baik.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) Institut, Safrizal, kepada Sejumlah Wartawan Jumat 11 Oktober 2024, menjelang Demo dimulai menegaskan bahwa revisi anggaran ORMAWA sering kali dilakukan secara sepihak oleh Dekan FUAD, tanpa melibatkan mahasiswa atau memberikan penjelasan yang jelas.

BACA JUGA :  Jemi Rhoma Peroleh Nomor Urut 04 Usung Gerakan "NGAJI" (Mengabdi Tanpa Gaji)

Lebih lanjut,” Syahrizal juga menyebutkan bahwa Dekan FUAD kerap menggunakan ancaman terhadap nilai akademik mahasiswa sebagai alat untuk meredam kritik,”ujarnya.

“Dekan FUAD bukan hanya tidak profesional, tetapi juga bersikap arogan dalam revisi anggaran ORMAWA. Anggaran dipotong secara sepihak, dan mahasiswa dipaksa menerima keputusan tersebut.

Lebih parah lagi, ada ancaman terhadap nilai mahasiswa yang berani bersuara kritis, ini tidak bisa kami biarkan! Kami mendesak Rektor untuk segera mencopot Dekan FUAD,” tegas Safrizal di hadapan para demonstran yang berkumpul.

Mahasiswa juga mengkritik Rektor IAIN Langsa yang dianggap terlalu sering dinas luar, sehingga banyak permasalahan kampus, termasuk persoalan transparansi dan pengelolaan anggaran, tidak tertangani dengan baik. Hingga kini, tuntutan mahasiswa pada aksi sebelumnya belum mendapat tanggapan yang memadai.

BACA JUGA :  Hapus Stigma Menakutkan Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga

“Rektor seharusnya fokus pada masalah internal kampus, bukan hanya dinas luar. Kondisi kampus semakin memburuk, mulai dari fasilitas, anggaran, hingga beasiswa yang tidak jelas. Jika Rektor tidak mampu mengelola kampus dengan baik, kami menuntut Rektor untuk mengundurkan diri,” lanjut Syahrizal.

Aksi ini menegaskan bahwa mahasiswa IAIN Langsa tidak akan berhenti berjuang sampai tuntutan mereka dipenuhi. Mereka meminta perubahan mendasar terkait transparansi, profesionalisme, dan pengelolaan yang lebih baik di kampus.

Kalau demo ini yang kami lakukan tidak di indahkan akan kami lakukan demo besar besaran lagi dalam Minggu ini.

Bukan hanya demo disini kami juga akan melakukan demo di Kementerian Agama RI dijakarta,”tutup Syahrizal.(*)