Lokasi Penambangan Operator Beko Tewas Ternyata Memiliki Izin

oleh -111.759 views
Lokasi Penambangan Operator Beko Tewas Ternyata Memiliki Izin
Kapolsek Peukan Bada, Ipda Munawir Razali, terkait lokasi penambangan galian c yang telah memiliki IUP di kawasan Gunung Gyrah, Desa Rima Jeuneu, Peukan Bada, Aceh Besar.

Banda Aceh | MEDIAREALITAS – Menyikapi tragedi meninggalnya sopir beko di lokasi galian c, di kawasan Gunung Gurah, Desa Rima Jeuneu, Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar, ternyata memiliki izin pertambangan, Selasa 17 Oktober 2023.

Kapolsek Peukan Bada, Ipda Munawir Razali mengatakan, lokasi kejadian, merupakan lokasi galian PT Wajar Meutuah milik Anwar dan sudah memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Setelah dilakukan pendalam kasus yang terjadi pagi tadi, ternyata masa berlaku izin usaha penambangan, terhitung 14 Juni hingga 14 Juni 2024 dengan luas lokasi pertambangan, sekitar 2,5 hektar,” ujar Kapolsek.

BACA JUGA :  Mawardi di Malaysia, Isteri Diduga Diperkosa oleh Perangkat Desa : Datangi Kantor YARA Langsa Minta Dampingi Ke Kantor WH dan Polres Aceh Timur

Selain itu, perusahaan tersebut melakukan penggalian tanah, pasir, kerikil hingga marmer dan lainnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967.

“Sebagai informasi, para pekerja juga mendapat pengawasan ketat, apalagi saat musim penghujan tiba yang dianggap dapat membahayakan nyawa para pekerja,” imbuh Kapolsek.

BACA JUGA :  Rencana Demo Dugaan Korupsi Videotron IAIN Langsa Mendadak Batal, Publik Pertanyakan Sikap ALASKA : Ketua YARA Langsa Desak Dirkrimsus Periksa Kasus Dugaan Korupsi Videotron

Seperti diberitakan sebelumnya, Samsul Bahri merupakan operator beko yang bekerja di lokasi galian c, tewas tertimpa runtuhan batu gunung sekitar pukul 09.00 WIB.

Pasca kejadian, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

“Tim sudah melakukan penyelidikan dan hasil yang ditemukan, bahwa usaha penambangan galian c tersebut, berjalan secara sah, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Editor: Rahmad