Oknum dokter Braja Sebah Latim Diduga Palsukan Dokumen Akte Cerai

oleh -142.759 views
Dokter Lampung

Lampung Timur | Realitas – Oknum dokter yang bertugas di puskesmas Kecamatan Braja Slebah, Kabupaten Lampung Timur diduga kuat nekat memalsukan Dokumen.

Dokumen itu adalah Akte Cerai yang digunakan untuk menyakini wanita lain agar di jadikan istri sahnya.

“Awalnya dibulan januari saya curiga ketika saya menemukan surat pindah domisili perempuan lain di rumah, dengan alamat yang sama dan ditambah pada saat di Coklit untuk pemilu, kok di stikernya ada tiga nama, petugas pantarlih nya mengatakan dasarnya sama no KK nya sehingga muncullah 3 nama didata coklit, yaitu nama saya, suami saya dan istri barunya itu,”Jelas IC saat di wawancarai tim mediarealitas.com, Selasa (28/03/2023).

Untuk menyakini Kartu Keluarga (KK) itu, korban mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

BACA JUGA :  Perkara Beasiswa BPSDM Aceh Masuki Babak Baru P21 di Kejaksaan

“Lalu saya datang ke Capil (11 januari 2023), menurut keterangan Capil suami saya itu datang ke kantor Capil sudah membawa dokumen akte cerai dan buku nikah suami saya dengan istri barunya, sedangkan suami saya baru mengajukan cerai pada pertengahan bulan februari dan saat ini proses perceraian kami masih dalam gugatan dan saat ini sampai tahap mediasi,”Terangnya.

“Artinya suami saya itu kan sudah memalsukan akte cerai dan buku nikah, masa proses perceraian di pengadilan agama belum selesai sudah keluar akte cerai,”timpalnya.

Terkuaknya Akte Cerai palsu, Korban (istri sah) mendatangi Kantor Pengadilan Agama (11 januari 2023) untuk memastikan dokumen tersebut.

“Pernah saya tanyakan juga di pengadilan agama terkait akte cerai itu, setelah di cek nomor registrasi nya ternyata bukan nama mereka,”Lanjut IC.

Diketahui Peristiwa itu sudah dilaporkannya ke pihak kepolisian melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak pada bulan Januari 2023.

“Sudah saya laporkan ke polres Lampung Timur masalah pemalsuan dokumen itu, saat ini sedang proses penyelidikan, informasinya minggu ini istri barunya itu mau di panggil, suami saya juga pernah meminta saya untuk mencabut laporan itu,”ungkapnya

Sementara itu, oknum dokter berinisial AS (43) saat di hubungi wartawan melalui telepon pribadinya untuk di wawancarai tidak merespon dan tidak menjawab. (red)