Langsa | Realitas – Ketua PWI Kota Langsa Putra Zulfirman, sebut dewan juri yang terlibat dalam penilaian lomba artikel menyongsong perayaan HUT ke-77 RI dinilai culas dalam meloloskan 10 nama-nama pemenangnya.
Putra Zulfirman, kepada wartawan, Minggu (14/8/2022) mengatakan Lomba itu telah diumumkan 10 besar nama yang dinyatakan menang.
“Kita menyangkan tidak terlibat unsur di luar kampus sebagai juri. Misal, pengamat sosial budaya, praktisi penulisan/jurnalis,” ujar Putra.
Lebih lanjut kata Putra, kita menduga lomba artikel seperti ini ada intrik. Bila didominasi oleh dosen sejarah, maka dipastikan lomba dimaksud untuk kepentingan penulisan sejarah.
Bukan untuk mencari sumber baru dan pengayaan informasi terkait tugu bambu runcing seperti title perlombaan.
Sehingga masyarakat bisa menduga bahwa juri telah melakukan praktik culas dalam memberikan penilaian. Walau, juri tidak melakukan hal tersebut sama sekali.
“Ini persepsi masyarakat. Karena juri hanya kalangan akademisi dan peserta yang masuk 10 besar juga akademisi,” jelas ketu Ketua PWI Langsa. (*)














