IKLAN YARA

Masukkan Jari ke Organ Intim Pasien, Dokter di Aceh Timur Divonis Bebas

oleh -81.489 views
Masukkan Jari ke Organ Intim Pasien, Dokter di Aceh Timur Divonis Bebas
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Aceh Timur I Realitas – Pengadilan Negeri Idi, Aceh, membebaskan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah, Aceh Timur, H, yang didakwa mencabuli pasien. Hakim menyatakan perbuatan dokter itu bukan merupakan tindak pidana.

Dikutip dari situs resmi PN Idi, Kamis (4/11/2021), sidang putusan terhadap H dipimpin majelis hakim yang diketuai Apri Yanti dengan hakim anggota masing-masing Khalid dan Tri Purnama.

“Melepaskan Terdakwa oleh karena itu dari segala tuntutan hukum. Memulihkan hak-hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya,” kata hakim ketua Apri Yanti.

Sidang putusan digelar di PN Idi, Rabu (3/11) kemarin. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Terdakwa H terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi bukan merupakan tindak pidana.

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

Putusan itu berbeda dengan tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Aceh Timur. Dalam sidang tuntutan, jaksa menuntut H divonis 4 tahun penjara.

Jaksa menuntut H terbukti secara sah bersalah dan meyakinkan menurut hukum melakukan ‘tindak pidana perbuatan cabul’. Jaksa menyatakan H terbukti melanggar Pasal 294 Ayat (2) ke-2 KUHPidana.

Awal Mula Kasus

Untuk diketahui, kasus dugaan pelecehan seksual bermula saat korban HJ (20) datang ke rumah sakit untuk operasi tumor payudara yang dideritanya pada Selasa (2/6/2020). Begitu tiba di RSUD, korban diperiksa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh seorang perawat.

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

Korban kemudian dibawa ke ruang rawat inap. Tak lama berselang, korban dibawa ke ruang pemeriksaan menggunakan kursi roda.

Ketika H hendak memeriksa korban, alat yang digunakan tidak berfungsi. Dokter H lalu menyuruh perawat meninggalkan lokasi dan menutup tirai.

Saat itulah diduga terjadi pelecehan seksual. H diduga memasukkan jarinya ke organ intim pasien.

Polisi menyebut H awalnya diduga membuka celana dan celana dalam yang digunakan pasien hingga sebatas lutut. Dokter tersebut kemudian diduga memasukkan salah satu jarinya ke organ intim pasien.

BACA JUGA :   Kasus Penembakan Pos Pol Sudah Tuntas, 4 DPO Serahkan Diri

“Terlapor mengeluarkan jarinya dan mengambil gel dan mengoleskan pada kedua belah tangan terlapor,” kata Kasubbag Humas Polres Aceh Timur AKP Muhammad Nawawi saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/6).

H kemudian diduga kembali memasukkan salah satu jarinya ke organ intim pasien sambil tangan kirinya meremas dua payudara pasien dan mengatakan soal benjolan serta menanyakan tentang sering keputihan atau tidak.

“Korban trauma akibat kejadian tersebut,” jelas Nawawi.

Korban lalu membuat laporan ke Polres Aceh Timur dengan Laporan Polisi bernomor: LP/64/Res.1.24./VI/2020/SPKT, Tanggal 08 Juni 2020. (*)