IKLAN YARA

ALSA LC USK: Masa Pandemi, Workshop Hadir Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi

oleh -66.489 views
ALSA LC USK: Masa Pandemi, Workshop Hadir Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi
Penyampaian kata sambutan dari - Geucik Gampong Alue Deah Tengoh_Azri Munaldi,.SE
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – ALSA LC USK: Masa Pandemi, Workshop Hadir Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi.

Desa Alue Deah Tengoh, kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh dengan luas wilayah 39,8 Ha dan memiliki penduduk kurang lebih 1400 jiwa ini merupakan desa yang pokok pencahariannya sebagai nelayan penjual kerang tiram.

Namun, Dalam masa pandemi yang telah meningkatkan pembatasan PPKM yang berlanjut hingga banyak menuai kontroversi dalam kalangan masyarakat termasuk desa Alue Deah Tengoh yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan pencaharian pokok sebagai nelayan penjual kerang tiram, “banyak kehilangan pembeli dalam masa pandemi”.

Disisi lain, keberadaan perempuan baik itu istri,  juga ikut menjadi tulang punggung pencari nafkah untuk membatu suami dalam mencukupi kebutuhan harian, akan tetapi keberadaan perempuan sering kali dinilai tidak baik dalam bekerja, kurang dilirik sebab dirasa “tidak mampu”.

BACA JUGA :   Kuasa Hukum Nilai Saksi yang Disediakan Tidak Berkompeten

Maka dalam hal ini pemiskinan perempuan selalu terjadi, Pemiskinan dalam hal ini yaitu suatu kondisi di mana seseorang dimiskinkan atau hak-hak ekonomi nya tidak dipenuhi.

Dalam hal ini perempuan  memiliki keterbatasan kesempatan untuk mengatasi kondisi dimana perempuan yang tidak mendapatkan akses akses untuk keluar dari pemiskinannya.

Pemiskinan juga dipengaruhi oleh suatu tindakan diskriminasi penguasa atau pejabat tinggi dibidang tertentu yang menekan laju pertumbuhan ekonomi perempuan.

Selain itu kehadiran pemiskinan terhadap perempuan juga diikut sertakan subordinasi dimana anggapan atau penilaian suatu peran yang dilakukan oleh perempuan dianggap rendah oleh laki laki. dan Kemiskinan terjadi pada perempuan terjadi karena lingkungan dan faktor-faktor yang tidak kondusif seperti dalam penelitian Rupita (Rupita, 2020).

BACA JUGA :   Dedi Sahputra Terima Aduan Masyarakat Ada Perusahaan Perkebunan Sawit Rambah Hutan Lindung Kota Langsa

Kejadian tersebut menarik perhatian ALSA LC USK yang merupakan salah satu UKM fakultas hukum dari Universitas Syiah Kuala ini untuk mengadakan Seminar & Workshop ALSA Care And Legal Coaching Clinic, di mana acara itu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Dan pada tahun ini ALSA LC USK mengangkat tema “Impoverishment Of Women During The Pandemic” atau “Pemiskinan Perempuan Selama Pandemi, yang dilaksanakan di Gampong Alue Deah Tengoh, kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Acara tersebut dapat memberikan informasi dan juga solusi kepada perempuan yang ada di desa tersebut guna mendongkrak perekonomian. Seperti yang diketahui keadaan ekonomi yang ada di gampong Alue Deah Tengoh dalam keadaan krisis.

BACA JUGA :   Polda Aceh Ambil Alih Kasus Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa

ALSA LC USK bekerja sama dengan UMKM (usaha mikro kecil menengah) dimana ada potensi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat yang nantinya bisa menuai hasil untuk pribadinya, seperti mengolah sampah menjadi barang barang berguna seperti dompet.

Sangat di apresiasi tentang antusias dari ALSA LC USK dalam menumbuhkan pemikiran kreatif dalam masyarakat sehingga dapat menumbuhkan potensi potensi baru yang dapat dikembangkan dalam masyarakat.

Dari hal ini sebenarnya keberadaan perempuan tidak dibenarkan dinilai rendah dalam pekerjaan, dipandang sebelah mata karena di anggap tidak mampu, diskriminasi disebabkan karna “perempuan”  itu adalah satu hal awam menurut pemikiran penulis, beri mereka kesempatan, sebab kemampuan dari mereka adalah keberhasilan kita semua. (Cut Aziziah Raudhah/Firza Maulana)